Breaking News:

Berita Pekalongan

Ratusan Polisi Disiagakan untuk Amankan Pelantikan dan Sertijab Bupati-Wakil Bupati Pekalongan

Ratusan personeil dari Polres Pekalongan bakal disiagakan untuk pengamanan pelantikan dan sertijab Bupati.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: sujarwo
Istimewa
Kapolres Pekalongan AKBP Darno (tengah) 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Ratusan personel dari Polres Pekalongan bakal disiagakan untuk pengamanan pelantikan dan sertijab Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan periode 2021- 2026 mendatang.

Direncanakan pelantikan bupati dan wakil bupati dilaksanakan di Semarang pada Minggu (27/06/2021), kemudian dilanjutkan serah terima jabatan dari pasangan bupati lama, Asip Kholbihi - Arini Harimurti ke Pasangan bupati baru, Fadia Arafiq - Riswadi di Pendopo Rumah Dinas Bupati, pada Senin (28/7/2021).

Meski pelantikan dilaksanakan di Semarang, namun kepolisian bersiaga guna mengantisipasi kerumunan saat menyaksikan proses pelantikan yang disiarkan secara streaming melalui media sosial.

Kapolres Pekalongan AKBP Darno mengatakan meski pelaksanaan pelantikan di luar kota, namun pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 260 personil.

"Ratusan personil itu disiapkan guna mengantisipasi adanya kegiatan yang berpotensi terjadinya kerumunan massa pada saat pelantikan," kata Kapolres Pekalongan AKBP Darno, Rabu (23/6/2021).

Adapun mengenai teknis pelaksanaan pengamanan, hingga sekarang Polres Pekalongan masih menunggu koordinasi dengan pihak terkait, seperti panitia kegiatan pelantikan, dan jajarannya. 

''Nanti kalau memang sudah jelas bagaimana teknis pelaksanaan pengamanan, segera kami sampaikan ke teman-teman media,," imbuhnya.

Kapolres mengungkapkan, pada masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, semua pihak baik pemerintah maupun jajaran pengamanan bersama-sama melakukan pencegahan penyebaran virus corona.

Dalam pelantikan bupati nanti, meski kegiatan secara resmi di Kota Semarang, namun ada di semua kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan menyediakan pelantikan bupati dan wakil bupati.

"Bukan hanya dari pemerintah yang melaksanakannya, tapi para pendukung pasangan Fadia - Riswadi pada saat Pilkada yang lalu diperkirakan menggelar kegiatan serupa. Oleh karena itu, ratusan personilnya diterjunkan untuk mengawasi semua kegiatan tersebut," ungkapnya.

Khusus untuk yang menyaksikan secara virtual, AKBP Darno menegaskan tidak masalah asal sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

Mereka yang ikut supaya selalu memakai masker, menjaga jarak, dan utamanya kapasitas orang yang hadir dibatasi.

"Untuk pelaksanaan konvoi kendaraan, saya mengimbau supaya tidak dilakukan. Karena selain mengumpulkan banyak orang, juga dapat mengganggu arus lalu lintas. Kami juga sudah berkoordinasi dengan beberapa personil dari tim yang saat pilkada mendukung pasangan tersebut," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved