Breaking News:

Berita Karanganyar

Buruan Daftar, Disdagnakerkop UKM Karanganyar Dapat Kuota 5.000 Dosis Vaksin Untuk Pelaku Usaha

Disdagnakerkop UKM Karanganyar mendapatkan kuota 5.000 dosis vaksin bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Penulis: Agus Iswadi | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Kepala Disdagnakerkop UKM Karanganyar, Martadi.  

Penulis: Agus Iswadi

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dinas Perdagangan Tenaga Kerja dan Koperasi (Disdagnakerkop) UKM Karanganyar mendapatkan kuota 5.000 dosis vaksin bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan ritel. 

Pelaku UMKM dan ritel di Kabupaten Karanganyar dapat mendaftarkan diri dengan mengakses link https://bit.ly/vaksinukmkra.

Di dalam website tersebut pelaku usaha akan diminta mengisi sejumlah data seperti identitas diri, jenis usaha, izin usaha dan omzet. 

Baca juga: Keluarga Tolak Isolasi di RS, Lansia Terkonfirmasi Covid-19 di Tegal Meninggal Dunia

Baca juga: Klasemen MotoGP Jelang MotoGP Belanda 2021, Jack Miller dan Francesco Bagnaia Ingin Geser Quartararo

Baca juga: Cerita Hubungan Sedarah di Rumah Petak, Terungkap Setelah Warga Temukan Ceceran Harah

Kepala Disdagnakerkop UKM Karanganyar, Martadi menyampaikan, telah menyosialisasikan adanya vaksinasi bagi pelaku usaha itu melalui media sosial dan grup aplikasi pesan singkat paguyuban pedagang yang ada di Karanganyar. 

Pasalnya untuk mengumpulkan orang tentu tidak memungkinkan karena saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19. 

"Itu dari provinsi, dapat 5.000 dosis. Pendaftaran sudah dibuka kemarin. Sudah ada 200 orang yang daftar per kemarin," katanya kepada Tribunjateng.com, Jumat (25/6/2021). 

Dia menuturkan, pembukaan pendaftaran vaksinasi bagi pelaku usaha akan dibuka hingga Minggu (27/6/2021). Data pendaftar nantinya juga akan diverifikasi oleh pihak provinsi.

Terkait pelaksanaan vaksinasi, dinas masih menunggu petunjuk dari pihak Pemprov Jateng. Lanjutnya, dinas saat ini hanya diminta untuk melakukan pendataan.

Baca juga: PR Sukun Bantu Perbaikan Ruang PCR RSUD Loekmono Hadi Kudus

Baca juga: Okupansi RS Semarang di Atas 90 Persen, Dinkes Imbau Pasien Covid-19 Tak Bergejala Isolasi Mandiri

"Lokasi (vaksinasi) nanti di Solo. Kuota sampai saat ini belum terpenuhi. Saya imbau kepada pelaku usaha (minimal 18 tahun) supaya segera mendaftar," ucapnya. 

Menurutnya dengan program ini tentu akan berdampak terhadap berlangsungnya kegiatan ekonomi di tengah kondisi pandemi Covid-19. 
"Kalau sudah divaksin resikonya tidak terlalu berat kalau terpapar," jelasnya. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved