Breaking News:

Berita Pati

Dukung Gerakan Pati di Rumah Saja, Warga Dukuh Tambakjati Buat Posko Pembatasan Wilayah

Pemerintah Kabupaten Pati menyerukan Gerakan Pati di Rumah Saja akhir pekan ini.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mazka Hauzan Naufal
Warga Dukuh Tambakjati, Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, memberikan masker pada warga yang melintas, Jumat (25/6/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Pemerintah Kabupaten Pati menyerukan Gerakan Pati di Rumah Saja akhir pekan ini.

Masyarakat Pati, kecuali yang bergerak di sejumlah sektor strategis, antara lain kesehatan dan keamanan, diminta untuk berdiam di rumah saja pada Sabtu-Minggu (26-27/6/2021).

Gerakan ini mendapat dukungan dari warga Dukuh Tambakjati, Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti yang menerapkan pembatasan wilayah.

Secara swadaya, warga setempat mendirikan posko dan pembatas jalan untuk menerapkan protokol kesehatan bagi warga yang keluar-masuk wilayah tersebut. 

"Bagi warga yang melintas dan kedapatan tidak memakai masker, kami akan berikan masker gratis. Warga luar desa yang melintas juga diwajibkan mencuci tangan di tempat yang telah kami sediakan," ujar Rukamto, warga setempat, Jumat (25/6/2021).

Ia menjelaskan, posko pembatasan wilayah ini aktif mulai hari ini hingga Minggu besok.

Hal ini dilakukan warga untuk mencegah penularan covid-19 yang sudah menelan korban jiwa di desa tersebut.

Tercatat, dalam dua pekan terakhir warga yang meninggal dan dimakamkan dengan protokol kesehatan mencapai 23 orang.

"Kalau di dukuh kami memang tidak ada yang terkena covid, tapi ini sebagai upaya pencegahan agar warga Tambakjati tidak tertular. Kalau di dukuh lain memang sudah ada puluhan orang yang positif covid. Termasuk kades kami yang kemarin meninggal dunia karena covid," jelas dia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved