Breaking News:

RSUD Kartini Jepara Krisis Tabung Oksigen

Kondisi RSUD RA Kartini seperti rumah sakit lain di Jawa Tengah, yakni mengalami krisis oksigen.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: Daniel Ari Purnomo

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA-Pasien Covid-9 di RSUD RA Kartini terus bertambah.

Hal ini membuat pihak rumah sakit mendirikan tenda darurat di depan IGD.

Selain itu terus bertambanhya pasien ini membuat kebutuhan oksigen di rumah sakit meningkat pesat.

Direktur RSUD RA Kartini Jepara Tegus Iskadir menerangkan kondisi RSUD RA Kartini seperti rumah sakit lain di Jawa Tengah, yakni mengalami krisis oksigen.

Hal ini kalau tidak diantisipasi bisa terjadi kekurangan.

"Kebutuhan kita meningkat luar biasa. Yang biasanya 100 per hari. Per hari ini sampai 1500-2000 liter per hari. Sehingga oksigen ini harus kita datangkan lebih. Di mana saat ini tabung 1 m2 yang biasanya cukul 1 tabung per hari ini kita butuh 12 tabung per hari. Kemudian untuk kapasitas 6 m2 yang biasanya 12 tabung, hari ini kami butuh 20 tabung," kata Teguh, Jumat, (25/6/2021).

"Yang liquid biasanya punya kapasitas sampai 4000 liter bisa habis dalam waktu 2 hari. Untuk itu kedatangan stoknya harus dipersering lagi," imbuhnya.

Menurut Teguh, oksigen ini juga diperuntukan pasien yang berada di tenda darurat.

Karena pasien tersebut dicurigai Covid-19.

Jadi harus discreening dan butuh oksigen.

Selain itu, dia juga menambahkan ketersediaan tempat tidur isolasi ada 57.

Tingkat keterisian tempat tidur 80,8 persen.

"Tetapi melihat pasien yang juga di tenda darurat, saya perkirakan di atas 90 persen keterisiannya," tandasnya.(yun)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved