Breaking News:

Berita Kudus

Jumlah ‎Kasus Kematian di Kudus Pasca-Lebaran Hampir Setara Setahun Pandemi, Ini Kecamatan Tertinggi

Kasus kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Kudus selama sebulan terakhir pasca Lebaran, hampir setara dengan data setahun pandemi pada 2020 lalu.

Penulis: raka f pujangga | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Raka F Pujangga
Polres Kudus melakukan percepatan vaksinasi bagi para pemohon SIM di Satpas SIM Polres Kudus. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Kasus kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Kudus selama sebulan terakhir pasca Lebaran, hampir setara dengan data setahun pandemi pada 2020 lalu.

Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus mencatat kasus kematian sepanjang 15 Mei hingga 15 Juni 2021 sebanyak 440‎ kasus.

Artinya dalam sebulan jumlah kasus kematian mencapai 88 persen dari jumlah kasus kematian sepanjang 2020 sekitar 500 kasus.

Baca juga: Delta, Kehadiranmu Sungguh Terlalu

‎Kepala DKK Kudus, Badai Ismoyo menyebutkan, data itu menunjukkan kenaikan kasus kematian akibat Covid-19 mencapai lebih 10 kali lipatnya.

"Kenaikan kasus kematian di Kudus mencapai lebih dari 10 kali lipat. Hampir setara dengan data kematian selama setahun pandemi," ujarnya, Sabtu (26/6/2021).

Tingginya kasus kematian itu karena vaksinasi yang belum merata.

Pasalnya dari jumlah kasus kematian yang terjadi hanya 20 orang yang sudah divaksin.

Sedangkan untuk kasus kematian yang lainnya masih belum menjalani vaksinasi.‎ Sehingga terlihat vaksin dinilai ampuh mencegah gejala yang timbul.

"Memang vaksin ini bukan tuhan, tetapi vaksin ini bisa menjadi harapan bagi kita semua," jelas dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved