Breaking News:

Virus Corona

Presiden AS Joe Biden: Covid-19 Bunuh Lebih Banyak Orang daripada Perang

Wabah covid-19 disebut membunuh lebih banyak orang AS dibandingkan korban tewas seluruh perang yang mereka jalani 100 tahun terakhir.

ROBYN HAAKE—US ARMY/AFP
Pasukan Terjun Payung US Army atau Angkatan Darat Amerika Serikat dikerahkan dari Pope Army Airfield, North Carolina pada tanggal 1 Januari 2020. 

TRIBUNJATENG.COM -- Wabah covid-19 disebut membunuh lebih banyak orang AS dibandingkan korban tewas seluruh perang yang mereka jalani 100 tahun terakhir.

Pernyataan itu disampaikan Presiden AS Joe Biden di Carolina Utara.

Menurut dia, hingga saat ini Negeri Paman Sam sudah melaporkan lebih dari 600.000 kematian karena virus corona.

"Jauh lebih banyak nyawa yang hilang dalam setahun dibandingkan dengan perang besar di abad 20 maupun awal abad ke-21," katanya.

Biden merujuk pada korban tewas saat AS terjun ke Perang Dunia I, Perang Dunia II, Perang Vietnam, hingga Perang Irak. Sebagai catatan, banyak juga personel AS yang tewas dalam konflik kecil.

Seperti contohnya di Grenada. Saat itu, sebanyak 19 tentara AS gugur pada invasi 1983. Kemudian 40 lainnya terbunuh dalam serangan ke Panama, 1989.

Biden di Carolina Utara untuk mempromosikan vaksinasi covid-19 guna menekan penyebaran wabah.

Ia tetap menyerukan supaya semua warga divaksin, memperingatkan varian Delta yang kini menghantui dunia.

Ia juga meminta persatuan publik, di mana dia menyatakan polarisasi itu begitu kentara sejak 'Perang Saudara' terkait pilpres.

"Teman-teman, sudahilah. Ini hanya membuang-buang waktu dan kemampuan kita yang berharga," pintanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved