Breaking News:

Alumni UPGRIS Dituntut Jadi Inspirator dan Role Model

Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menggelar webinar bertema UPGRIS makin bermakna, Sabtu (26/6/2021).

Penulis: m zaenal arifin | Editor: Daniel Ari Purnomo
Humas UPGRIS
Webinar dalam rangka Dies Natalis UPGRIS yang digelar Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS), Sabtu (26/6/2021) kemarin. Webinar tersebut diikuti para alumni dan mahasiswa. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menggelar webinar bertema UPGRIS makin bermakna, Sabtu (26/6/2021).

Webinar dalam rangka Dies Natalis ke-40 itu diikuti Dekan FPBS, Asrofah, para wakil dekan dan pejabat struktural lainnya. Hadir juga para alumni di antaranya Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan, Wahono, dan lainnya yang kini berkecimpung di berbagai bidang.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan I Nanik Setyawati menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan ilmiah yang digelar oleh FPBS dalam rangkaian Dies Natalis.

Ia mengungkapkan, banyak alumni serta mahasiswa FPBS pada khususnya yang merasakan setelah belajar di UPGRIS mendapat banyak pengalaman yang bermanfaat. Hal itu merupakan salah satu latar belakang diadakannya kegiatan webinar tersebut.

"Semoga hadirnya Dr Wahono pada kegiatan ini mampu mengobati rasa rindu pada kampus selama pandemi ini," kata Nanik, dalam rilis kepada Tribun Jateng, Minggu (27/6/2021).

Sementara, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan, Wahono mengungkapkan, sebagaimana tema yang diusung dalam webinar yaitu UPGRIS makin bermakna, maka para alumni seyogyanya mampu memberikan sesuatu yang lebih.

"Bermakna memiliki arti lain yaitu dibutuhkan dan dinanti kehadirannya. Selama ini UPGRIS menjadi kampus yang selalu memberi kesan dan kenangan yang positif bagi para mahasiswa. Tidak sedikit mahasiswa atau alumni yang mendapatkan kerja sebelum lulus. Kampus UPGRIS selalu menjadi percontohan bagi kampus lain," tutur Wahono.

Menurutnya, tantangan kependudukan saat ini jumlah penduduk yang besar. Kedua, pertumbuhan penduduk yang tinggi. Ketiga, persebaran tidak merata. Keempat, struktur umur muda tinggi. Kelima, kualitas SDM rendah.

"Alumni menjadi menjadi inspirator dan role model. Alumni berbagai pengalaman dalam manajemen waktu, manajemen keuangan, manajemen pengembangan diri dan karakter. Dengan begitu mahasiswa dapat terbantu dalam memperkuat kepercayaan diri," ujarnya.

Tak hanya itu saja, peran alumni juga mampu meningkatkan motivasi dan menanamkan budaya yang benar selama kuliah dan ketika sudah lulus.

Alumni, lanjutnya, juga mentor karir. Maksudnya, alumni bisa menjadi sumber rujukan bagi mahasiswa dalam memenuhi kebutuhan dalam memperoleh pekerjaan di bidang yang dipilih.

"Para alumni dapat berkontribusi dengan memberikan keahlian mereka dalam pekerjaan mereka dalam mengembangkan program studi baru di universitas. Bisa juga alumni dapat berkontribusi sebagai dosen tamu, pakar sesuai bidang, dan mitra kerja sama dalam proyek dengan universitas," tambahnya. (Nal)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved