Breaking News:

Berita Kendal

Di SMP Muhammadiyah 3 Kaliwungu, Siswa Dibekali Menghafal Alquran selama 3 Tahun

Meski terdampak pandemi Covid-19, program tahfiz para siswa di SMP Muhammadiyah 3 Kaliwungu tetap berlangsung.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: moh anhar
Humas SMP Muhammadiyah 3 Kaliwungu
Siswa SMP Muhammadiyah 3 Kaliwungu Kendal mengikuti kegiatan hafalan surah Alquran di tengah pandemi Covid-19 dengan protokol kesehatan ketat sebelum memasuki tahun ajaran baru 2021/2022, beberapa waktu lalu. 

Penulis: Saiful Masum

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Meski terdampak pandemi Covid-19, program tahfiz para siswa di SMP Muhammadiyah 3 Kaliwungu tetap berlangsung.

Sejumlah siswa yang mengikuti program Boarding School tetap diminta menghafal ayat per ayat dari Alquran selama belajar daring dari rumah.

Pihak sekolah menarget agar siswa tetap belajar sambil menghafal Alquran selama 3 tahun pembelajaran.

Dengan harapan, siswa mempunyai bekal hafalan Alquran minimal 3 juz saat lulus nanti untuk bisa diteruskan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi.

Baca juga: Lantik Anak Pedangdut Arafiq Jadi Bupati Pekalongan di Hari Libur, Ganjar: Ini Jadi Pengingat

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 6 Halaman 146 147 dan 148 Usaha di Sekitarku

Baca juga: Sinopsis Drakor Penthouse 3 Tayang di Trans TV Setiap Sabtu Pukul 19.00 WIB

Kepala SMP Muhammadiyah 3 Kaliwungu, M. Arief Rahman Hakim mengatakan, meski dalam suasana pandemi Covid-19, pihaknya masih bisa menyelenggarakan gelar tahfiz I yang diikuti 12 siswa.

Mereka tampil di depan guru dan juga orangtua masing-masing dengan menghafal beberapa surah dalam Alquran pada 19 dan 20 Juni lalu.

"Gelar tahfiz I ini merupakan sebuah hasil dari program Boarding School. Meski dalam suasana pandemi Covid-19, melalui pembelajaran daring, siswa program Boarding School tetap melaksanakan kegiatan menghafal al Quran di rumah masing-masing. Kegiatan ini juga akan kami laksanakan setiap tahun sekali," terangnya, Minggu (27/6/2021).

Kata Arief, 12 siswa yang mengikuti gelar tahfiz terdiri dari 8 siswa laki-laki yang mengikuti program Boarding School, dan 4 siswa kelas reguler.

Adalah, Dimas Setyo Nugroho, I'am Fathurahman, M Farelino Nail Faruq, M Surya Imani, M Nur Khafidhin, M Yoga Tanzilul Mubarok, M Dwi Nur Harjanto, M Fachri Iqbal.

Selain itu, dari kelas reguler meliputi Khasya'a Nurut Aisyah, Olivia Rizki Riyadini, Annida Fauziah Ulya, dan Galuh Denaya.

Metode pengujian hafalan siswa dilakukan dengan dua cara.

Menghafal surah penuh secara mandiri, dan menghafal sambung ayat pada beberapa surah tertentu.

Baca juga: Wali Kota Hendi Minta Lurah di Semarang Aktifkan Kembali Tempat Karantina Terpusat Tingkat Kelurahan

Baca juga: Siap-Siap, Pemkot Semarang Akan Buka Tiga Sentra Vaksinasi di Kampus Perguruan Tinggi

Baca juga: Olah Warna Dedaunan, Retno Warga Tegal Hasilkan Kerajinan Kain Ecoprint, Terjual Sampai Mancanegara

Semua siswa yang mengikuti program tahfiz diharapkan memiliki bekal hafalan 3 juz saat menjadi lulusan dari SMP Muhammadiyah 3 Kaliwungu.

"Kami juga akan membuka kelas tahfiz untuk siswa putra dan putri pada tahun ajaran 2021/2022. Targetnya sama selama 3 tahun bisa menghafal minimal 3 juz sebagai bekal mereka untuk memilih sekolah lanjutan," tutur Arief. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved