Jirno Kekeh Tak Mau Ngemis Seusai Kecelakaan Kerja, Punggung Dipasang Pen, Mending Bikin Pot Bunga

Ia yang merantau ke Kalimantan untuk meraih kesejahteraan, justru harus pulang dengan tubuh pesakitan.  

Penulis: khoirul muzaki | Editor: Daniel Ari Purnomo

Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Di ruang sepi belakang rumah, Jirno (45), warga Dukuh Blimbing Desa Kutawuluh, Kecamatan Purwanegata, Banjarnegara sibuk membuat kerajinan.

Ia memasukkan sabut kelapa ke dalam rangka pot berbahan kawat. 

Hingga rangka itu dipenuhi sabut, pot bunga cantik mulai berbentuk. 

Jirno menumpuk karyanya di ruang tamu agar mudah dipandang. 

Di rumah saudaranya itu, Jirno yang tak memiliki rumah pribadi hanya menumpang tinggal.

Di tengah keterbatasan fisiknya, Jirno bersemangat untuk menghasilkan karya bernilai jual. 

Meski menggunakan kursi roda, Jirno semangat bekerja.

Ia berusaha menahan rasa sakit di tubuhnya bukan dengan berbaring atau berpangku tangan. 

Ia tak ingin menjadi beban bagi orang lain.

Meski ia sadar, dalam kondisinya yang demikian, ia tetap butuh bantuan orang di sekitarnya. 

"Biar tidak merepotkan orang lain, saya ingin ada pemasukan, " katanya, Senin (28/6/2021).

Sebuah kecelakaan kerja, pada 2016 lalu telah mengubah jalan hidupnya.

Ia yang merantau ke Kalimantan untuk meraih kesejahteraan, justru harus pulang dengan tubuh pesakitan.  

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved