Breaking News:

Corona Kabupaten Tegal

Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RSUD Suradadi Hampir Penuh

Dari total 124 tempat tidur yang tersedia hampir 80 persen sudah terisi oleh pasien Covid-19 baik yang Suspect maupun terkonfirmasi positif Covid-19

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/DESTA LEILA KARTIKA
RSUD Suradadi Kabupaten Tegal tegas menepis tuduhan pasien "dicovidkan" yang ditujukan sejumlah masyarakat 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Kasus Covid-19 yang masih terus meningkat di Kabupaten Tegal, berdampak pada tingkat keterisian tempat tidur bagi pasien Covid-19 di beberapa rumah sakit nyaris penuh satu di antaranya RSUD Suradadi.

Dari total 124 tempat tidur yang tersedia hampir 80 persen sudah terisi oleh pasien Covid-19 baik yang Suspect maupun terkonfirmasi positif Covid-19.

Informasi tersebut disampaikan oleh Direktur RSUD Suradadi Kabupaten Tegal Ruszaeni, saat ditemui Tribunjateng.com, Sabtu (26/6/2021) lalu.

Bahkan karena jumlah pasien yang terus bertambah, ruang Malahayati yang sebelumnya dijadikan tempat untuk isolasi mandiri sekarang dijadikan tempat perawatan bagi pasien Covid-19 baik yang bergejala ringan atau sedang.

"Keterisian tempat tidur pasien Covid-19 di kami sudah hampir penuh atau sekitar 80 persen dari total 124 tempat tidur. Ya karena kasus nya juga masih terus bertambah sehingga ruang Malahayati yang ada di lantai dua pun kami manfaatkan untuk perawatan," ungkap Ruszaeni.

Sementara itu, untuk mengantisipasi jumlah pasien Covid-19 yang terus meningkat Pemerintah Kabupaten Tegal menyiapkan tempat isolasi terpusat di Rusunawa yang lokasinya berada di RSUD Suradadi dan ditargetkan bisa ditempati dalam waktu dekat. 

Namun baru lantai tiga yang bisa ditempati karena untuk yang lainnya masih dalam proses penyempurnaan. 

Adapun kapasitas Rusunawa ini ada 44 unit dengan tiap unit diisi dua tempat tidur sehingga jika ditotal ada 88 tempat tidur. 

Di lantai dua dan tiga ada 16 kamar dan tiap kamar diisi dua tempat tidur, sedangkan di lantai satu ada 12 kamar dan tiap kamar diisi dua tempat tidur sehingga jika ditotal ada 88 tempat tidur.

Setiap unit kamar di Rusunawa memiliki fasilitas kamar mandi, dapur, dan tempat untuk mencuci pakaian.

Di lantai bawah juga disediakan kafetaria, dan di tiap lantai tersedia ruangan untuk petugas yang berjaga. 

Dengan adanya Rusunawa terpusat ini diharapkan bisa mengcover pasien Covid-19 yang memang tidak memungkinkan melakukan isoman di rumah.

"Ya kalau membahas kendala pasti ada, terutama di ketersediaan sumber daya manusia (SDM) serta sarana dan prasarana nya. Namun sejauh ini sudah kami upayakan sehingga insyaallah masih bisa teratasi," pungkasnya. (dta)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved