Breaking News:

KKP Genjot Budidaya Ikan Kakap Putih untuk Pasar Ekspor

KKP menggenjot produktivitas ikan kakap putih karena banyak diminati pasar internasional seperti AS dan Eropa.

Editor: Vito
ISTIMEWA
ilustrasi budidaya ikan 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggenjot produktivitas ikan kakap putih karena banyak diminati pasar internasional seperti Amerika Serikat (AS) dan Eropa.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Tb Haeru Rahayu mengatakan, ikan kakap putih punya potensi besar bila dikembangkan secara maksimal, sehingga menjadi satu andalan komoditas ekspor perikanan RI.

"Peningkatan produksi itu bisa menjadi salah satu pendongkrak perekonomian nasional melalui peningkatan devisa negara," katanya, Senin (28/6).

KKP berupaya mendongkrak produksi komoditas ikan kakap putih melalui perikanan budidaya. “Kakap putih digadang-gadang dapat menjadi salah satu komoditas ekspor unggulan budidaya laut. Kami akan genjot produksinya,” jelas Tebe, sapaannya.

Menurut dia, langkah konkrit lain yang dilakukan untuk mendongkrak produktivitas dengan menjalankan program bantuan, baik benih, pakan, sarana dan prasarana.

Tebe menuturkan, peningkatan produksi dipandang sangat penting, karena sub sektor perikanan budidaya masih menjadi satu tulang punggung ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi.

“KKP menginginkan produktivitas perikanan budidaya tetap berjalan, agar stok ikan tetap terjaga. Makanya distribusi bantuan tetap kami jalankan, meski covid-19 masih belum usai," tuturnya.

"Harapannya untuk menguatkan ekonomi pembudidaya ikan dengan menekan biaya produksinya agar usaha budidayanya tetap berjalan,” tambahnya.

Dalam hal ini, Tebe menyatakan, KKP memiliki program mendorong pengembangan kampung kakap putih di Kepulauan Meranti, Riau. Program itu dijalankan bersama Pemprov Riau.

Pemilihan Kepulauan Meranti sebagai kampung kakap putih karena memiliki potensi pengembangan yang besar serta juga komitmen pemda yang tinggi pada upaya percepatan pembanguan perikanan di daerahnya.

“Harapan kami program yang sudah dan akan dijalankan mampu memberikan keuntungan bagi masyarakat, baik sisi suplai kebutuhan pangan maupun ekonomi, serta pemulihan ekonomi nasional pada umumnya yang saat ini masih diterpa badai corona,” papar Tebe. (Tribunnews/Reynas Abdila)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved