Breaking News:

Berita Kendal

Pegadaian Berikan Pendampingan Agar UMKM Naik Kelas Melalui Produk Ultra Mikro

PT Pegadaian (Persero) melalui Cabang Bisnis Mikro (CBM) mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk naik kelas

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG/IDAYATUL ROHMAH
Cabang Bisnis Mikro Ngaliyan PT Pegadaian 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - PT Pegadaian (Persero) melalui Cabang Bisnis Mikro (CBM) mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk naik kelas dengan cara mengembangkan usahanya.

Upaya tersebut dilakukan dengan memberikan pendampingan kepada para pelaku UMKM yang merupakan nasabah ultra mikro (UMi) PT Pegadaian.

Sebagaimana pendampingan yang dilakukan UBM Kendal, CBM Ngaliyan terhadap 40 pelaku UMKM binaan UBM Kendal, Ngaliyan, Kalibanteng dan Depok di Aldila Resto, Kendal, Sabtu (26/6/2021).

"Dalam pendampingan ini, kami memberikan motivasi berusaha, edukasi pengelolaan keuangan, hingga marketing di era pandemi di antaranya menggunakan medsos WA, Facebook, Instagram dan lainnya," kata Kepala Unit Bisnis Mikro (UBM) Kendal, Mujiyono.

Pendampingan tersebut diberikan agar para pelaku UMKM tak hanya mampu bertahan di tengah berlangsungnya pandemi Covid-19 saja, tetapi juga mengembangkan usaha hingga naik kelas.

"Kami hadir dalam pendampingan itu, nantinya tidak hanya pada produksinya saja. Ke depan, kami akan membantu UMKM sampai pada kebutuhan bahan baku," ujarnya.

Mujiyono mengungkapkan, pendampingan perlu dilakukan untuk memastikan keberlangsungan usaha para pelaku UMKM. Meskipun diakuinya, kendala utama yang dialami pelaku UMKM adalah masalah permodalan dan pemasaran.

Kepala Cabang Bisnis Mikro CBM Ngaliyan Area Semarang PT Pegadaian (Persero), Liza Purnamasari mengungkapkan, Pegadaian hadir dalam mengatasi kendala permodalan dengan adanya produk pembiayaan ultra mikro (UMi).

"Produk UMi adalah produk Pegadaian dengan nilai Rp 10 juta ke bawah, baik produk gadai maupun non gadai, disertai pendampingan setelah akad kredit," jelasnya.

Hingga saat ini, CBM Ngaliyan Area Semarang yang meliputi UBM Kendal, UBM Ngaliyan, UBM Kalibanteng, dan UBM Depok, telah memiliki nasabah Kreasi Ultra Mikro atau Kreasi UMi sekitar 659 nasabah.

Dalam hal pendampingan, CBM menjadi penanggungjawab untuk melaksanakan pendampingan baik melalui pelatihan rutin maupun kunjungan on the spot (OTS) ke lokasi usaha pelaku UMKM.

"Ke depan, pendampingan baik melalui pelatihan rutin maupun OTS kunjungan ke lokasi usaha, akan terus kami jalankan sehingga usaha UMKM betul-betul berkembang dan naik kelas," pungkasnya. (idy)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved