Breaking News:

Pelonggaran Aturan Pacu Lagi Lonjakan Kasus Covid-19 Dunia, WHO: Terus Jalankan Prokes

WHO mendesak terus dijalankannya langkah-langkah protokol kesehatan (prokes) covid-19, menyusul varian baru virus corona, khususnya Delta.

Editor: Vito
Shutterstock
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNJATENG.COM, JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendesak terus dijalankannya langkah-langkah protokol kesehatan (prokes) covid-19, menyusul varian baru virus corona, khususnya Delta, yang sangat menular menyebar dengan cepat ke seluruh dunia.

Melansir CNBC, varian Delta disebut menjadi yang sangat menular, dan merupakan jenis virus corona tercepat dan terkuat yang pernah ada. Varian itu tercatat telah menyebar di 92 negara di dunia, termasuk Indonesia.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, saat ini ada banyak kecemasan mengenai virus corona varian Delta. Melansir situs resmi WHO, ia mencemaskan akan penyebaran varian baru ini.

"Delta adalah yang paling menular dari varian yang diidentifikasi sejauh ini, dan menyebar dengan cepat di antara populasi yang tidak divaksinasi," katanya.

Menurut dia, saat sejumlah negara melonggarkan langkah-langkah kesehatan dan sosial masyarakat, mulai terlihat peningkatan penularan virus corona di seluruh dunia.

"Lebih banyak kasus, berarti lebih banyak rawat inap yang meningkatkan risiko kematian," tegasnya.

WHO meminta setiap orang yang telah divaksinasi penuh untuk terus memakai masker, menjaga jarak, dan mempraktikkan langkah-langkah keamanan pandemi covid-19.

“Orang tidak bisa merasa aman hanya karena mereka memiliki dua dosis (vaksin covid-Red). Mereka masih perlu melindungi diri mereka sendiri,” ujar Dr Mariangela Simao, asisten Direktur Jenderal WHO untuk akses ke obat-obatan dan produk kesehatan, dalam jumpa pers dari markas besar badan tersebut di Jenewa, akhir pekan lalu, seperti dilansir CNBC.

“Vaksin saja tidak akan menghentikan penularan komunitas. Masyarakat harus terus menggunakan masker secara konsisten, berada di ruang yang berventilasi, kebersihan tangan, jaga jarak fisik, hindari keramaian," tuturnya.

Ini masih menjadi sangat penting, bahkan jika Anda divaksinasi ketika Anda memiliki transmisi komunitas yang sedang berlangsung,” tambahnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved