Breaking News:

Berita Solo

Rutan Solo Produksi Industri Garmen, Warga Lapas Dibekali Keterampilan Menjahit Biar Bisa Mandiri

Puluhan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IA Kota Solo mengikuti pelatihan menjahit oleh Balai Diklat Industri Jogja.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: moh anhar
Dokumentasi Rutan kelas I Solo
Pelatihan menjahit yang diikuti warga binaan Rutan Solo, beberapa waktu lalu. 

Menurutnya, sejauh ini persiapan Rutan Solo berupa pelatihan dan pembinaan kepada para narapidana itu. 

"Rutan produktif menjadi target kami, para narapidana dapat menerima manfaat dan masyarakat juga menerima. Sementara kami fokus pelatihan dulu," tandasnya. 

Sementara, Ketua Dewan Pembina Yayasan Peduli Pemasyarakatan Indonesia, Hasanudin menyampaikan selamat dan sukses atas pembukaan pendirian industri garmen di Rutan Solo

"Konsep kepentingan pembinaan narapidana dengan kepentingan industri amat sangat bermanfaat. Selain itu menguntungkan bagi narapidana, keluarganya, perusahaan, dan otoritas lapas," ungkapnya. 

Baca juga: PPDB Jateng, Hindari Kerumunan, SMPN 2 Tasikmadu Karanganyar Umumkan Hasil PPDB Secara Drive Thru

Baca juga: Garapan Detail dan Nampak Real, Hartanto Warga Salatiga Ubah Limbah Kaleng Bekas Jadi Miniatur Bajaj

Baca juga: RS Darurat Covid-19 Banyumas di Hotel Rosenda Sudah Terisi 12 Pasien

Ketua DPD RI, La Nyala Mataliti meyakini, kerjasama Rutan Solo, perusahaan, dan balai diklat akan membawa manfaat bagi narapidana. 

"Dengan program ini para narapidana akan memiliki kemandirian saat mereka bebas nanti. Kegiatan tersebut juga akan membantu pemulihan ekonomi kerakyatan di tengah pandemi covid-19," tandasnya. (*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved