Breaking News:

Bupati Pekalongan Fadia Minta OPD Jangan Hamburkan Anggaran

Fadia Arafiq dan Riswadi langsung menggelar rapat dinas bersama organisasi perangkat daerah (OPD).

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: Daniel Ari Purnomo
Kominfo Kabupaten Pekalongan
Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan Fadia-Riswadi saat menggelar rapat bersama OPD di aula Setda lantai 1. 

Penulis : Indra Dwi Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Hari pertama kerja Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dan Riswadi langsung menggelar rapat dinas bersama organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam rapat tersebut, putri pendangdut Arafiq ini mengultimatum Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pihaknya tidak akan membagi anggaran kepada OPD-OPD yang menentukan program tak jelas.

"Saya tak akan ragu memberi nol  anggaran kepada OPD dan saya meminta OPD harus menentukan program yang jelas dan langsung bermuara ke rakyat."

"Terus saya tak ingin menghambur-hamburkan anggaran untuk program yang tak efisien. Saya berani berbuat demikian, karena tak mau anggaran habis tapi tanpa hasil," kata Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat rilis yang diterima Tribunjateng.com, Selasa (29/6/2021).

Bupati Fadia menyampaikan bahwa ia dan wakilnya akan bekerja dengan sebaik mungkin dalam 3,5 tahun kedepan dan fokus membangun Kabupaten Pekalongan untuk maju ke arah yang lebih baik, adil, sejahtera dan merata.

"Masa kerja saya tidak panjang. Maka saya mesti memastikan OPD-OPD ini juga bekerja dengan satu komando, satu suara, dan tidak pecah," imbuhnya.

Meski demikian Fadia akan tetap mengedepankan kekeluargaan dalam menghadapi masalah pekerjaan.

Karena itu pihaknya berharap OPD selalu berkoordinasi dengannya saat menghadapi masalah.

"Saya dan Pak Riswadi tak mau marah-marah seperti bupati atau walikota daerah lain. Tetapi saya menekankan kerja dengan program yang jelas. Masalah diselesaikan kekeluargaan," ucapnya.

Sementara itu Wakil Bupati Pekalongan Riswadi mengatakan, bahwa dengan adanya acara rapat dinas ini, semua pihak yang terlibat di pemerintahan dapat dengan bersungguh-sungguh untuk mensukseskan pembangunan yang ada di Kabupaten Pekalongan.

Sehingga, tujuan puncak dari pembangunan yaitu kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pekalongan dapat terwujud.

"Saya menyadari, kami memiliki waktu yang pendek dimana masa kerja kita hanyalah 3,5 tahun saja. Selain masa kerja yang pendek, kepemimpinannya bersama bu Fadia dihadapkan dengan situasi pandemi."

"Oleh karena itu, ia meminta OPD membaca dan memahami betul visi dan misi kepemimpinannya bersama Fadia," katanya. (Dro)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved