Breaking News:

DPRD Kendal Harap Pemda Mulai Benahi Kualitas SDM

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kendal berharap pemerintah daerah mulai membenahi kualitas sumber daya manusia.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Saiful Masum
Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun. 

Penulis: Saiful Masum

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Dalam rangka mempersiapkan diri menuju era revolusi industri 4.0, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kendal berharap pemerintah daerah mulai membenahi kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki Kendal. DPRD terus mendorong agar masyarakat Kendal nantinya mempunyai skill yang unggul dan berkualitas untuk membawa Kendal berdaya saing di bidang industri.

Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun mengatakan, pembangunan SDM menjadi sangat penting untuk mendukung daerah menatap dunia industri berbasis digitalisasi. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di era revolusi industri 4.0 harus diimbangi dengan SDM yang berkualitas.

Dengan itu, pemerintah daerah bisa hadir untuk menyadarkan dan membina masyarakat agar nantinya bisa memanfaatkan teknologi menjadi hal-hal yang positif. 

"Infrasruktur bagian yang harus jalan, namun membangun SDM menurut kami jadi bagian yang tidak kalah penting. Terutama di masa revolusi industri 4.0. Ini dampaknya luarbiasa bagi masyarakat yang belum bisa beradaptasi, terutama generasi tua," terangnya kepada tribunjateng.com, Selasa (29/6/2021).

Kata Makmun, menyiapkan SDM yang unggul tidak hanya mengandalkan dari pemerintah kabupaten saja sebagai pemangku kebijakan. Namun, bisa diupayakan melalui pemerintah desa sebagai ujung tombak.

Pemdes bisa berupaya menyiapkan SDM di lingkungan masing-masing dengan memanfaatkan anggaran pendapatan belanja desa (APBDes). Seperti contoh mengadakan seleksi-seleksi uji kompetensi, prestasi-prestasi di bidang akademik dan non-akademik, serta pelatihan di bidang keterampilan tertentu.

"Di tingkat desa juga penting, misal bagaimana membangun SDM. APBDes jangan melulu dikonsentrasikan pada infrastruktur. Misal desa bikin seleksi di tingkatan desa, warga desa punya prestasi secara akademik namun termasuk keluarga tidak mampu, maka biayailah dengan APBDes. Berikan beasiswa, juga pelatihan karena ini bagian dari membangun SDM," ujarnya.

Sebagai ketua dewan perwakilan rakyat, Makmun yakin jika SDM bisa disiapkan dengan baik, bisa menjadi bekal daerah untuk menatap pembangunan di tahun-tahun ke depan. Tentunya ditopang dengan kebijakan-kebijakan yang bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Sehingga, masyarakat tidak akan terbawa pada dampak negatif kemajuan TIK yang pesat.

"Kalau ini tidak diperhatikan mulai dari sekarang, dalam beberapa puluh tahun ke depan bisa saja terjadi generasi yang layak punah," jelasnya.

Dengan kemantapan SDM yang ada, lanjut Makmun, pemerintah daerah nantinya bisa memulai pembangunan infrastruktur untuk mendukung roda perekonomian daerah. Pembangunan infrastruktur ini sebagai salah satu sarana untuk mempermudah aktivitas masyarakat.

Akses jalan, gedung pelayanan masyarakat, dan beberapa infrastruktur lainnya akan lebih mudah dibangun dengan kualitas SDM yang dimiliki. Dengan itu, Pemerintah Kendal bisa bersaing dengan daerah-daerah lain pasca pandemi Covid-19 ini bisa ditekan dengan optimal.

"Saat ini, kebutuhan yang menurut kami lebih urgent untuk ditangani adalah kesehatan dan ekonomi masyarakat. Kesehatan berjalan, nah untuk ekonomi bisa dipersiapkan dengan menyiapkan SDM. Memang tantangan berat. Satu sisi kita dilanda pandemi, banyak sektor-sektor yang tidak bisa bergerak dengan baik. Di sisi lain, masyarakat mempunyai satu keinginan yang harus segera terealisisi terkait infrastruktur. Ini butuh kebijakan yang tepat sehingga eksekutif, yudikatif dan semua pihak bisa seiring dan sejalan," tuturnya. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved