Breaking News:

Berita Semarang

Perempuan Lulusan SD Asal Demak Raih Penghargaan Paralegal Ter-APIK: Konsisten Bela Korban Kekerasan

LBH APIK Semarang kini memasuki usia ke 17 tahun, berikan penghargaan apresiasi untuk Paralegal ter-APIK.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: sujarwo
Dok LBH APIK.
LBH APIK Semarang dalam rangkaian peringatan ulang tahun ke 17 tersebut memberikan penghargaan apresiasi untuk Paralegal ter-APIK melalui Zoom Meeting dengan tema Perempuan dan Covid 19, Selasa (29/6/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - LBH APIK Semarang kini memasuki usia ke 17 tahun, dalam rangkaian peringatan ulang tahun

LBH APIK Semarang dalam rangkaian peringatan ulang tahun ke 17 tersebut memberikan penghargaan apresiasi untuk Paralegal ter-APIK melalui Zoom Meeting  dengan tema Perempuan dan Covid 19, Selasa (29/6/2021).
LBH APIK Semarang dalam rangkaian peringatan ulang tahun ke 17 tersebut memberikan penghargaan apresiasi untuk Paralegal ter-APIK melalui Zoom Meeting dengan tema Perempuan dan Covid 19, Selasa (29/6/2021). (Dok LBH APIK.)

tersebut memberikan penghargaan apresiasi untuk Paralegal ter-APIK.

Kegiatan itu dilakukan melalui Zoom Meeting  dengan tema Perempuan dan Covid 19, Selasa (29/6/2021).

Ketua LBH APIK Semarang, Raden Rara Ayu Hermawati mengatakan,paralegal adalah seseorang yang mempunyai keterampilan hukum namun ia bukan seorang Pengacara (yang profesional) dan bekerja di bawah bimbingan seorang Pengacara atau yang dinilai mempunyai kemampuan hukum untuk menggunakan keterampilannya.

Dalam rangkaian kegiatan Halal Bihalal dan ulang tahun LBH APIK Semarang ke 17 tahun memberikan penghargaan apresiasi untuk Paralegal ter-APIK yaitu Hidayah (46) yang telah mendedikasikan waktu dan tenaga untuk melakukan pencegahan dan penanganan terhadap perempuan kekerasan berbasis gender. 

Hidayah adalah seorang perempuan nelayan dari Posko Puspita Bahari yang telah menjadi Paralegal LBH APIK Semarang sejak tahun 2016 hingga sekarang.

Hidayah yang merupakan hanya lulusan SD mampu melakukan pendampingan untuk perempuan korban kekerasan berbasis gender secara konsisten.

Kemudian paling banyak aktif mendampingi kasus KDRT dan kekerasan seksual terhadap anak di Wilayah Kabupaten Demak.

"Meskipun Pandemi Covid 19 namun Hidayah tetap tanpa pamrih dan tulus melakukan aktivitas pendampingan bantuan hukum, pemulihan psikologis, dan akses layanan publik seperti BPJS Kesehatan PBI untuk korban," katanya seperti keterangan tertulis diterima Tribunjateng.com. 

Ayu melanjutkan, LBH APIK Semarang mengucapkan terimakasih kepada paralegal, pendamping, advokat probono, komunitas, lembaga non pemerintah, instansi pemerintah, aparat penegak hukum dan lainnya,  yang telah turut hadir dalam kegiatan Halal Bihalal dan Ulang Tahun LBH APIK Semarang ke-17.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved