Breaking News:

Berita Jateng

Pertamina Salurkan Dana Bagi Pelaku Usaha Mikro dan Kecil Maksimal 250 Juta, Berikut Persyaratannya

Pertamina menyalurkan program Pendanaan bagi Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (PPUMK) dalam bentuk pinjaman atau pembiayaan syariah untuk modal usaha

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
Humas Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah.
Petugas Pertamina saat melakukan proses penyaluran Program Pendanaan Usaha Mikro & Kecil (PPUMK) Pinky Movement kepada pangkalan LPG di Batang. Pada kesempatan ini Pertamina kembali menyalurkan program Pendanaan bagi Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (PPUMK) dalam bentuk pinjaman atau pembiayaan syariah untuk modal usaha. Adapun nilai maksimal pinjaman Rp 250 juta dengan jangka waktu pengembalian selama tiga tahun. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pertamina kembali menyalurkan program Pendanaan bagi Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (PPUMK) dalam bentuk pinjaman atau pembiayaan syariah untuk modal usaha. Adapun nilai maksimal pinjaman Rp 250 juta dengan jangka waktu pengembalian selama tiga tahun.

Informasi tersebut disampaikan oleh Unit Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho, saat mengadakan pers rilis melalui zoom meeting pada Selasa (29/6/2021). 

Dijelaskan, sejak Januari hingga Juni 2021 senilai Rp 2,7 miliar dana telah disalurkan kepada 37 pengusaha khususnya di provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

Tidak hanya pendanaan usaha, Pertamina juga mengajak para mitra binaan untuk masuk ke dalam rantai bisnis melalui jenis usaha yang dijalankan atau dikenal dengan istilah Creating Shared Value (CSV).

Sementara program pinjaman tersebut merupakan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PPUMK) yang tercantum dalam Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) No. 5/MBU/4/2021, tentang Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara.

"Di wilayah Tegal Raya atau Kota/Kabupaten Tegal serta kabupaten Brebes ada 68 mitra binaan yang telah bergabung, dengan total nilai penyaluran mencapai lebih dari Rp 3 miliar selama 3 tahun terakhir,” jelas Brasto, pada Tribunjateng.com, Selasa (29/6/2021).

Selain pendanaan, Pertamina juga melakukan sejumlah program pembinaan kepada para mitra binaan yang terpilih. 

Kali ini, Brasto menambahkan, Pertamina memfokuskan mitra binaannya untuk masuk ke dalam rantai bisnis Pertamina

Hal itu menurutnya dapat memperkuat kemandirian usaha yang dijalankan oleh penerima manfaat PPUMK.

Pertamina terus membuka peluang kepada pelaku usaha kecil dan mikro untuk bergabung menjadi mitra binaan dalam PPUMK. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved