Breaking News:

Berita Sragen

Tatag Prabawanto Sekda Sragen Terpapar Corona, Alami Gejala Ini

Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen Tatag Prabawanto terkonfirmasi positif Covid-19. Sekda melakukan swab PCR mandiri karena merasa tidak enak badan.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI
Sekda Sragen Tatag Prabawanto ketika menerima vaksinasi Covid-19 oleh Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati Februari lalu 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen, Tatag Prabawanto terkonfirmasi positif Covid-19. Sekda melakukan swab PCR mandiri karena merasa tidak enak badan.

Hal tersebut di benarkan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati ketika dikonfirmasi Tribunjateng.com via pesan singkat, Selasa (29/6/2021).

Yuni melanjutkan pihaknya langsung melakukan swab PCR sebagai langkah awal tracing karena telah kontak erat dengan Sekda Tatag.

"Iya (positif), baru tadi pagi taunya. Karena pak Sekda terkonfirmasi positif, kami harus melakukan pemeriksaan juga, tracing kontak erat," kata Yuni.

Selain Bupati Yuni, Wakil Bupati Sragen Suroto, serta jajaran asisten juga melakukan swab PCR. Yuni mengatakan hasil seluruh non reaktif negatif Covid-19.

Sementara untuk isolasi, Sekda Sragen menjalani karantina di kediamannya yang berada di Kecamatan Sragen.

Yuni mengatakan saat ini, Kabupaten Sragen memang berada di zona merah dengan zona resiko tinggi Covid-19. Mobilitas tinggi juga menjadi salah satu mudah tertular Covid-19.

Sekda Tatag sendiri juga telah menerima vaksinasi yang disuntikkan langsung Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati akhir Februari lalu. 

Tambahan Kasus

Sementara itu data terbaru tambahan kasus Covid-19 di Sragen per Selasa (29/6/ 2021) terdapat 104 kasus baru, sebanyak 18 dinyatakan sembuh dan enam orang meninggal dunia.

"Kasus baru hari ini 104, sembuh sebanyak 18 orang dan meninggal dunia sebanyak enam orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Hargiyanto.

Total kasus Covid-19 di Sragen secara kumulatif mencapai 10.030 kasus dengan sebanyak 8.493 orang dinyatakan sembuh dan 504 telah meninggal dunia.

Angka kesembuhan di Sragen diangka 854,68 persen sedangkan angka kematian mencapai 5,03 persen.

Ketersediaan tempat tidur ICU di Sragen terpakai 96,3 persen atau 26 dari kapasitas 27 kamar ICU. Sedangkan tempat tidur isolasi terpakai 100 persen dari kapasitas 232 tempat tidur. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved