Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Berikut Ketentuan Pelaksanaan Salat Idul Adha dan Kurban di Kabupaten Tegal

Ketentuannya salat disesuaikan dengan rukun salat dan penyampaian khotbah tidak boleh terlalu lama maksimal 15 menit

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Penyelenggaraan Salat Hari Raya Idul Adha (lebaran haji) dan Kurban 1442H tepatnya pada 20 Juli mendatang sudah diatur dalam Surat Edaran Menteri Agama RI nomor 15 tahun 2021.

Adapun dalam surat edaran tersebut mengatur tentang penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan Salat Idul Adha dan Kurban tahun 2021.

Menurut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal Sukarno, ada tiga poin penting dalam surat edaran tersebut yaitu mengenai ketentuan pelaksanaan takbiran, Salat Idul Adha, dan penyembelihan hewan kurban.

Sedangkan untuk di Kabupaten Tegal sendiri mengikuti aturan yang sudah tertera dalam surat edaran namun tetap berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 setempat.

"Prinsipnya kami mengikuti apa yang sudah tertera dalam surat edaran nomor 15 ini, namun kami tetap berkoordinasi dengan tim Gugus Tugas Covid-19 untuk ketentuan nantinya di Kabupaten Tegal akan seperti apa mengingat sampai saat ini pun status zonasi nya masih zona merah," ujar Sukarno, saat ditemui Tribunjateng.com, Rabu (30/6/2021).

Beberapa ketentuan seperti pada malam takbiran menyambut hari raya idul adha, lanjut Sukarno, dilaksakaan secara terbatas di semua masjid/musala paling banyak 10 persen dari kapasitas biasanya.

Selain itu protokol kesehatan juga wajib dilaksanakan dengan ketat, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.

Sedangkan untuk kegiatan takbir keliling di semua zona baik merah, orange, kuning, hijau dilarang karena mengantisipasi terjadinya kerumunan.

Sehingga untuk tetap merayakan momen malam takbiran, bisa disiarkan secara virtual dari masjid atau musala menyesuaikan apakah perangkat memenuhi atau tidak. 

"Sementara pelaksaan salat Idul Adha 10 dzulhijjah baik di musala, masjid, lapangan untuk daerah yang masuk zona merah dan orange dilarang atau ditiadakan. Karena Kabupaten Tegal masuk zona merah maka seharusnya tidak diperkenankan mengadakan salat idul adha, namun kembali lagi nantinya seperti apa wewenang bukan ada di kami melainkan Satgas Covid-19 Kabupaten. Tapi prinsipnya wilayah zona merah tidak diperkenankan," tegasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved