Breaking News:

Vaksin Massal

Berita Lengkap : Tak Punya KTP Indonesia, TKA China Dilarang Ikut Vaksinasi Massal, Ini Alasannya

Gara-gara tidak memiliki KTP Indonesia, sejumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China ditolak saat ingin mendapat vaksinasi Covid-19

TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
TKA China Ditolak Vaksin 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Gara-gara tidak memiliki KTP Indonesia, sejumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China ditolak saat ingin mendapat vaksinasi Covid-19 di Klinik Polres Lebak di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

Petugas kepolisian setempat beralasan mereka ditolak karena tidak memiliki kartu tanda penduduk (KTP) maupun srat keterangan domisili.

Kasubsi Penmas Humas Polres Lebak, Bripka Sunardiyanto mengatakan hal itu merupakan prosedural yang ditetapkan dalam pelaksanaan vaksinasi massal.

"Ya kan memang salah satu persyaratan mengikuti vaksinasi massal adalah bisa menunjukkan KTP untuk pendataan dari NIK (Nomor Induk Kependudukan)," katanya saat dihubungi, Selasa (29/6/2021).

Ia membantah penolakan itu bagian kesengajaan menolak memberikan vaksin Covid-19 kepada TKA, terutama dari luar Lebak.

Justru menurut dia pihaknya tengah gencar melakukan vaksinasi Covid-19 di masyarakat guna mengejar target pemerintah 1 juta dosis per hari.

"Jadi, tidak benar kalau kami larang atau bagaimana. Tenaga kerja asing juga kalau dia kerja di sini, otomatis harus ada keterangan domisili sementara dari pihak tempat ia tinggal," katanya.

Seorang petugas kepolisian sempat meminta KTP domisili para TKA itu dapat divaksinasi. Namun, mereka tidak dapat menunjukannya.

"Ya, saya tahu, tetapi sudah tidak ada pelayanannya hari ini. Kalau mau besok saja datang. Dan bapak-bapak juga kan tidak ada KTP domisili mana. Jadi , kami juga tidak bisa melakukan vaksinasi," ujar seorang polisi kepada para TKA itu.

Sempat terjadi perdebatan antara pihak TKA dan petugas kepolisian setempat di lokasi tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved