Breaking News:

Berita Karanganyar

PPDB Karanganyar 2021, Daya Tampung Siswa di 17 SMP Negeri Belum Terpenuhi

Daya tampung siswa di 17 SMP Negeri wilayah Kabupaten Karanganyar belum terpenuhi meski tahapan pengumuman hasil pendaftaran PPDB

Penulis: Agus Iswadi | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG/AGUS ISWADI
Kabid Dikdas Disdikbud Karanganyar, Endang Trihadiningsih. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Daya tampung siswa di 17 SMP Negeri wilayah Kabupaten Karanganyar belum terpenuhi meski tahapan pengumuman hasil pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini telah dilalui.

Seperti diketahui bersama pendaftaran PPDB telah dilakukan pada 21-23 Juni 2021. Sedangkan pengumumannya telah dilakukan pada Senin (28/6/2021).

Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar per Kamis (24/6/2021), daya tampung di 17 SMPN belum terpenuhi kuotanya melalui jalur pendaftaran online. 

Sejumlah 17 sekolahan yang belum terpenuhi kuotanya tersebut tersebar di beberapa kecamatan seperti, Kecamatan Jatipuro, Jumapolo, Matesih, Ngargoyoso, Karangpandan, Jatiyoso, Colomadu, Ngargoyoso, Tawangmangu, Jumantono dan Jenawi.

Dari total daya tampung di 17 SMPN itu, belum terpenuhi sebanyak 784 siswa. 

"Secara keseluruhan belum mendapatkan hasil. (Pendaftaran) melalui online ada beberapa sekolah yang belum terpenuhi kuotanya.

Kalau yang offline belum mendapatkan laporan," kata Kabid Dikdas Disdikbud Karanganyar, Endang Trihadiningsih saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (30/6/2021). 

Dia menuturkan, saat ini pendaftaran secara offline masih berlangsung untuk memenuhi daya tampung di masing-masing sekolahan tersebut.

Dinas juga belum menerima laporan terbaru berapa jumlah pendaftaran melalui jalur offline. 

Di sisi lain ada sekolahan yang pendaftarnya penuh pada tahun lalu tapi PPDB tahun ini kuotanya belum terpenuhi seperti SMPN 1 Jumapolo.

Endang belum tahu persis kenapa daya tampung di beberapa SMPN belum terpenuhi pada tahun ini. 

"Mungkin lulusan SD di tempat tersebut sedikit. Mungkin ada sekolah MTS dan swasta di tempat tersebut. Jadi tidak semua daftar ke SMPN," terangnya.

Endang berharap kuota di 17 SMPN itu dapat terpenuhi sebelum dimulainya tahun ajaran baru pada Senin (12/7/2021) mendatang. (Ais). 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved