Breaking News:

Corona Salatiga

Puluhan Dosen Terpapar Covid-19, IAIN Salatiga Lockdown Tiga Hari

Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Kota Salatiga menutup sementara aktivitas pelayanan akademik atau lockdown karena puluhan dosen terpapar Corona

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: muslimah
TribunJateng.com/M Nafiul Haris
Kertas berisi pengumuman lockdown terpasang di pintu masuk kampus IAIN Salatiga, Rabu (30/6/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Kota Salatiga menutup sementara aktivitas pelayanan akademik atau lockdown karena puluhan dosen terpapar virus Corona (Covid-19). 

Kabag Umum IAIN Kota Salatiga Diah Rochati mengatakan penerapan lockdown dalam rangka mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19  

"Kami menerapkan lockdown selama tiga hari mulai Rabu-Jumat (30-2/7/2021). Langkah ini juga bentuk preventif atas lonjakan kasus Covid-19 di Kota Salatiga yang berisiko tinggi," terangnya kepada Tribunjateng.com, di IAIN Salatiga, Rabu (30/6/2021) 

Diah menjelaskan, selanjutnya sistem kerja baik jajaran pimpinan, karyawan, maupun staf keamanan dan kebersihan total ada 450 pegawai dianjurkan bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Ia menambahkan, hanya bagian administrasi dan pejabat pengelola atau sekira komposisi 
25 persen yang bekerja dari kantor. Kemudian dosen dalam pelayanan kegiatan mengajar sepenuhnya dirumah atau secara daring. 

"Kita ini sebenarnya yang terjangkit Covid-19 tidak banyak hanya puluhan dari ratusan pegawai. Lalu, yang kontak erat diwajibkan isolasi mandiri di rumah," katanya

Diah menyampaikan, selama pelayanan ditutup akan dilakukan strerilisasi dengan penyemprotan cairan disinfektan.

Adapun layanan akademik dilayani secara online mulai legalisir, pendaftaran beasiswa dan administrasi diatur terbatas. 

Pihaknya mengaku selama aktivitas perkuliahan tidak berjalan apabila pemerintah meminta bantuan penyediaan ruang isolasi pasien Covid-19 gedung auditorium dipersilahkan digunakan. 

"Itu auditorium mungkin bisa dengan kapasitas 3000 orang. Tapi jika dilengkapi bed tempat tidur perlu dihitung ulang. Ini kami juga terus melakukan vaksinasi untuk dosen dan karyawan," ujarnya. (ris) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved