Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Sehari 424 Warga Kabupaten Semarang Terpapar Covid, 9 RT Lockdown

Berdasarkan laporan harian pada Selasa (29/6) tercatat 424 warga Kabupaten Semarang terpapar Covid-19

Tayang:
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: galih pujo asmoro
TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS
TUTUP AKSES MASUK - Satgas Covid-19 Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang memasang spanduk larangan masuk lingkungan RT, Rabu (30/6). Di Kabupaten Semarang, 9 RT menerapkan mikro lockdown lantaran tingginya kasus Covid-19 di wilayah itu. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Penularan Covid-19 di Kabupaten Semarang masih terus terjadi bahkan cenderung meningkat.

Berdasarkan laporan harian pada Selasa (29/6) tercatat 424 orang terpapar Covid-19.

Akibatnya, sejumlah RT di Kabupaten Semarang menerapkan mikro lockdown atau menutup sementara akses masuk warga dari luar lingkungan.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan beberapa RT yang menutup sementara akses masuk keluar itu tersebar di beberapa wilayah.

Masing-masing di Desa Bener, Sraten, Ngrapah, Banyubiru, Bergas Lor, Kebowan, Pojok Sari, Lerep, dan Kenteng.

"Kami masih terus melakukan identifikasi apabila ada RT masuk risiko tinggi atau zona merah Covid-19 agar melokalisir lingkungannya. Secara prinsip, RT harus lockdown ketika ada enam keluarga atau rumah positif," terangnya, Rabu (30/6).

Menurut Ngesti, kewajiban lockdown juga berlaku bagi lingkungan dengan temuan kasus minimal lima orang keluarga/rumah positif Covid-19.

Menyikapi lonjakan kasus Covid-19, Pemkab Semarang akan menambah ruang isolasi terpusat memanfaatkan gedung PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah.

"Gedung PAUD sudah terisi 45 orang dari kapasitas 56.

Lalu yang baru kita persiapkan di gedung BPSDM Ungaran ada sekira 100 lebih tempat tidur, kemudian rumah sakit ruangan ICU akan kita tambah termasuk tenaga kesehatan," sambungnya.

Terpisah Kepala Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Saefudin menyatakan, satu RT di wilayahnya yang menerapkan lockdown.

Selain menutup kampung, Satgas Jogo Tonggo juga dimaksimalkan kembali.

Sementara di kelurahannya, secara keseluruhan terdapat 64 warga positif Covid-19 yang tersebar di enam dusun.

"Untuk RT yang di lockdown di RT 4/RW 2 karena ada 7 orang positif Covid-19" ucap dia.

Hal serupa juga dilakukan Pemerintah Desa Sraten Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang karena ada 19 warganya terpapar Covid-19.

Kepala Desa Sraten, Rohmat mengungkapkan, belasan warga yang positif itu tersebar di 7 RW dan terbanyak berasal dari klaster keluarga.

"Sebagian yang dinyatakan positif adalah pekerja yang memiliki mobilitas tinggi.

Tapi kita beserta perangkat RT dan RW langsung melakukan langkah antisipasi," tandasnya. (ris)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved