Breaking News:

Berita Sragen

Sragen Zona Merah Covid-19, Bupati Yuni Pastikan Pembelajaran Tahun Ajaran Baru Secara Online

"Tahun ajaran baru dilakukan online anak-anak juga sudah biasa, ospek secara online juga bisa. Yang penting anak-anak selamat dulu

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati ketika meninjau pelaksanaan simulasi PTM di SDN 1 Puro, Karangmalang, Senin (29/3/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Tahun ajaran baru 2021/2022 di Sragen dipastikan dilakukan secara online. Hal ini disebabkan Kabupaten Sragen masih berada di zona merah resiko tinggi Covid-19.

Begitupun, masa orientasi siswa atau pengenalan siswa baru terhadap sekolah akan dilakukan secara online.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyebut keselamatan anak menjadi prioritas.

"Tahun ajaran baru dilakukan online anak-anak juga sudah biasa, ospek secara online juga bisa. Yang penting anak-anak selamat dulu karena kita masih di zona merah," kata Bupati Yuni.

Yuni melanjutkan sebenarnya anak-anak ketika mulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

Hanya saja orangtua anak yang seringkali mengantar dan menjemput anak malah menimbulkan kerumunan di luar sekolah sehingga ditakutkan menjadi klaster.

"Anak-anak itu kalau diajak berperilaku yang baik dan benar sesuai Prokes paham, datang dengan jaga jarak, cuci tangan dan sebagainya. Tapi orangtuanya yang tidak paham, jemput anak masih bergerombol," kata Yuni.

Perilaku yang seperti itu, dikatakan Yuni masih perlu dirubah. Dirinya mengatakan perilaku tersebut bisa dikatakan dari hulu-nya sehingga menjadi contoh

Anak Positif Covid-19

Bupati Sragen menyebut banyak anak-anak yang terpapar Covid-19 berasal dari klaster keluarga.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved