Breaking News:

Berita Jepara

Tekan Lonjakan Covid-19, Pemkab Jepara Gelar Vaksinasi Massal, Sasar 1.000 Warga di Hari Pertama

Pemerintah Kabupaten Jepara menggelar vaksinasi massal yang diikuti masyarakat di Gedung Wanita, Rabu, (30/6/2021).

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/M YUNAN SETIAWAN
Salah seorang warga Jepara yang mengikuti vaksinasi massal. Pemerintah Kabupaten Jepara menggelar vaksinasi massal yang diikuti masyarakat di Gedung Wanita, Rabu, (30/6/2021). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari Rabu hingga Kamis dan dimulai sekira pukul 08.00 Wib hingga pukul 14.00 Wib. 

Tekan Lonjakan Covid-19, Pemkab Jepara Gelar Vaksinasi Massal di Gedung Wanita

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Pemerintah Kabupaten Jepara menggelar vaksinasi massal yang diikuti masyarakat di Gedung Wanita, Rabu, (30/6/2021).

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari Rabu hingga Kamis dan dimulai sekira pukul 08.00 Wib hingga pukul 14.00 Wib.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara Mudrikatun mengatakan, pelaksanaan vaksinasi massal pada hari pertama ini sasarannya 1000 orang.

Namun, dengan antusias masyarakat mengikuti vaksinasi ini, tidak menutup kemungkinan jumlahnya lebih dari itu.

Dia meminta kepada masyarakat yang hari ini belum tervaksin bisa datang pada hari selanjutnya agar mendapat pelayanan vaksinasi.

Pembatasan jumlah ini, kata dia, untuk menjaga agar tidak terjadi kerumunan di area vaksinasi.

Baca juga: Ganjar Sebut Masih Ada Masalah Implementasi Pada 7.600 RT di Jateng yang Di-lockdown 

Baca juga: 3.193 Situs Pinjaman Online Diblokir OJK Gara-gara Marak Pinjol Ilegal Rugikan Masyarakat

Baca juga: Ketua Umum KSP Intidana Budiman Dikaitkan Persoalan Pemalsuan Data, Begini Curhatannya

Baca juga: Pembangunan Zona Integritas, Tim Agen Perubahan UIN Walisongo Usulkan Program Kerja Prioritas

”Evaluasi kami di hari pertama ini supaya tidak terjadi kerumunan kita harus persiapkan,” kata dia kepada Tribun Jateng.

Menurutnya, pelaksanaan vaksinasi ini melibatkan tenaga kesehatan dari puskesmas, klinik, dan organisasi profesi. 

Terbanyak dari  Ikatan Bidan Indonesia dan didukung perawat dan dokter.

Mudrikatun menuturkan setelah pelaksanaan vaksinasi ini akan dilakukan evaluasi.

Setelah itu akan direncanakan pelaksanaan vaksinasi selanjutnya.

”Harapannya kalau tidak terjadi kerumunan dan tertib, ya nanti kita upayakan pelaksanaan tetap di sini tersentral di kabupaten,” ucapnya.

Mudrikatun berpesan kepada masyarakat yang sudah divaksin tetap menerapkan protokol kesehatan. Karena hal itu penting untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved