Breaking News:

PPKM Darurat

PPKM Darurat di Batang, Ini Langkah Bupati Wihaji

Pemerintah memutuskan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk Pulau Jawa dan Bali.

Penulis: dina indriani | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG/DINA INDRIANI
Bupati Batang Wihaji saat pers rilis di Kantor Bupati, Kamis (1/7/2021) 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Pemerintah memutuskan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk Pulau Jawa dan Bali.

Kabupaten Batang, Jawa Tengah termasuk daerah yang melaksanakan PPKM Darurat Kategori III.

Yang dimaksud PPKM Darurat Kategori III adalah daerah yang masuk dalam jumlah kasus positif Covid-19 berkisar antara 50 hingga 150 per hari.

"Kabupaten Batang termasuk dalam kategori tiga untuk melaksanakan perintah dari mendagri itu, tahap awal akan berlangsung pada 3 Juli 2021 hingga 20 Juli 2021," terang Bupati Batang Wihaji, Kamis (1/7/2021).

Selama pelaksanaan PPKM darurat, lanjut dia akan menerapkan kembali ll work from home (WFH) dengan jumlah ASN yang masuk maksimal 25 persen.

"Sektor wisata, mal serra pasar juga ada pembatasan pengunjung maksimal 25 persen atau ditutup untuk kategori tertentu, hanya sektor konstruksi yang bisa tetap jalan 100 persen," jelasnya.

Selain itu, sesuai dengan perintah kementrian agama (Kemenag) juga menyatakan tidak menggelar salat iduladha di Masjid atau di lapangan, 

"Masyarakat melaksanakan salat iduladha di rumah masing-masing, ini perintah Menteri Agama,"ujarnya.

Wihaji menjelaskan, ada empat kecamatan yang termasuk zona merah di Kabupaten Batang, yaitu kecamatan Batang, kecamatan Gringsing, kecamatan Banyuputih dan kecamatan Wonotunggal.

Pihaknya juga akan membentuk relawan ASN untuk membantu mengefektifkan lockdown tingkat RT agar terlaksana sesuai dengan harapan dan tujuanya.

"Kami juga akan melakukan lockdown RT dengan data yang akurat, untuk itu kami  akan membentuk relawan ASN,"pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved