Breaking News:

Penanganan Corona

Beredar Foto Jenazah Berjejer di IGD RSUD Dr Soetomo Surabaya, Direktur: Sehari Meninggal 27

Sebuah foto beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah jenazah yang ditutupi perlak di selasar diduga IGD RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Tribunnews.com/Twitter
Sejumlah jenazah di IGD RSUD Dr Soetomo Surabaya yang diakui Direktur RSUD Dr Soetomo Surabaya, pada Rabu (30/6/2021) kemarin 27 pasien covid-19 meninggal dunia. 

Tak berhenti di situ, ikhtiar juga dilakukan dengan berdoa bersama. Rencananya, agenda pembacaan tahlil dan Yasin akan dilakukan rutin setiap Kamis sore.

Ini dilakukan bersama sejumlah OPD dengan daring. "Ini dilakukan melalui zoom (daring) dengan RT, RW, LPMK, dan Seluruh warga dengan peserta membaca Yasin setelah Ashar. Kami doa bersama. Jum'at pagi, kami ada khotmil quran. Bersama seluruh OPD," katanya.

"Sudah banyak warga di Surabaya yang meninggal. Makanya, kami jalankan ikhtiarnya dohir dan batin," terangnya.

Mencari Tabung Oksigen Hingga ke Penjual Ikan

Melonjaknya pasien Covid-19 menyebabkan rumah sakit-rumah sakit di Jawa Tengah mengalami kelangkaan tabung oksigen.

Pdaahal tabung oksigen sangat vital bagi pasien covid-19.

Bahkan salah satu rumah sakit di Kabupaten Banjarnegara mencarinya hingga ke pedagang ikan dan tukang las.

Adalah Rumah Sakit Islam Banjarnegara yang melakukan hal tersebut.

Direktur RSI Banjarnegara, Agus Ujianto mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan oksigen, pihaknya sampai berburu ke peternak ikan di beberapa kecamatan yang merupakan sentra peternak ikan di Banjarnegara.

Pihaknya terbantu oleh peternak ikan di Banjarnegara yang merelakan oksigennya untuk kesehatan dan kemanusiaan.

"Kami sangat berterimakasih atas kontribusi peternak ikan di Banjarnegara," katanya, Rabu (30/6).

Menurut dia, kebutuhan oksigen di rumah sakit itu mencapai 100 tabung/hari, dengan jumlah isolasi covid-19 yang kini mencapai 50 bed.

"Satu pasien jika kondisinya kurang baik, satu tabung besar bisa habis dalam waktu satu jam saja," ujarnya.

Dengan kondisi itu, Agus sudah melayangkan surat kepada pucuk pimpinan di Banjarnegara agar ada regulasi terkait dengan oksigen.

Pihaknya bahkan berharap Banjarnegara mampu membuat oksigen yang dibutuhkan saat ini.

"Kelangkaan gas oksigen ini karena lonjakan pasien. Kalau ada pabrik khusus di Banjarnegara akan sangat membantu," ucapnya.

Kepala Bagian Pelayanan Penunjang Medis RSI Banjarnegara, Masrurotut Daroen menyatakan, satu tabung oksigen saat ini sangat berharga.

Pihaknya bahkan selalu mencari oksigen hingga kabupaten tetangga untuk memenuhi kebutuhan.

"Kami sampai jemput di Temanggung, ada satu tabung tetap kami ambil demi kemanusiaan. Oksigen yang kami gunakan sama dengan yang biasa digunakan tukang las maupun peternak ikan," jelasnya. (*)

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunjateng.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Foto Jenazah Berjejer di Selasar RSUD Dr Soetomo Ternyata Benar, Berikut Pernyataan Manajemen

Baca juga: PPKM Darurat Mulai 3 Juli 2021, Ini Perbedaannya dengan PPKM Mikro

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved