Breaking News:

Berita Purwokerto

Pemkab Banyumas Kerahkan Relawan Kesehatan dari UMP untuk Bantu Nakes Tangani Covid-19

Ratusan mahasiswa, puluhan dokter co-ass di UMP dikerahkan untuk ikut membantu menjadi relawan Covid-19. 

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: sujarwo
TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
Kepala Dinas Kesehatan Banyumas, Sadiyanto saat ditemui Tribunbanyumas.com, di pendopo Si Panji Purwokerto, Jumat (2/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO -  Ratusan mahasiswa, puluhan dokter co-ass di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dikerahkan supaya ikut membantu menjadi relawan Covid-19. 

Upaya tersebut dilakukan untuk membantu para tenaga kesehatan dalam menangani Covid-19. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Sadiyanto berencana mengajak lebih banyak relawan dari kampus seperti Fakultas Kedokteran Unsoed, UMP, relawan, co-ass. 

"Yang belum lulus tidak apa-apa, kita manfaatkan saja untuk edukasi dan sebagainya.  Sementara yang sudah kerjasama adalah 267 mahasiswa UMP, dokter co-assnya ada 40, dan akan disebar ke RS darurat, pusat vaksin di GOR," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (2/7/2021). 

Menurut Sadiyanto keberadaan relawan ini bisa menutup kekurangan tenaga Kesehatan dan membantu para nakes agar bisa beristirahat.

"Biasanya nakes ada empat orang piket.  Nanti kalau ada relawan bisa dua piket dan dua diistirahatkan dan digantikan dua relawan," katanya. 

Sadiyanto mengatakan jika kondisi RS darurat terkahir saat ini terisi 25 orang pasien dengan kondisi pertambahan yang sangat dinamis. 

Sementara kamar yang sudah siap ada sebanyak 80 kamar. 

Di Baturraden sendiri juga telah disediakan pusat karantina tepatnya di Balai diklat, Hotel Wijayakusuma, Pondok Slamet, Hotel Wijaya, Hotel Tiara di Purwokerto. 

Terkait keterlibatan relawan dari kampus UMP, pemkab Banyumas juga tengah merumuskan untuk segera mempersiapkan rumah sakit darurat UMP. 

"Bertempat di calon rumah sakit UMP intinya kalau diminta akan kita siapkan, 30 bed ICU dan 70 ruang perawatan tapi itu masih nunggu perizinan," ujar Rektor UMP Dr. Jebul Suroso. 

Begitu sudah ada lampu hijau makan akan segera digunakan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved