Breaking News:

Semua Tempat Ibadah di Banyumas Akan Ditutup Saat PPKM Darurat: Termasuk Pas Idul Adha

Mulai esok, 3 Juli 2021 pemerintah Banyumas resmi memberlakukan PPKM darurat sampai dengan 20 Juli 2021.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
ILUSTRASI: Masjid. 

Penulis: Permata Putra Sejati 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Mulai esok, 3 Juli 2021 pemerintah pusat resmi memberlakukan PPKM darurat sampai dengan 20 Juli 2021.

Merespon hal itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas akan patuh secara menyeluruh dengan peraturan yang diterbitkan oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

Hal tersebut diungkapkan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Banyumas, Didi Rudwianto yang akan menindaklanjuti peraturan Kemendagri. 

Didi mengatakan jika sebenarnya Pemkab Banyumas sudah melaksanakan beberapa kebijakan PPKM tingkat lokal. 

"Akan tetapi seperti WFH, akan kita bahas lagi. 

Karena ada beberapa yang tidak boleh 100 persen (WFH) seperti kesehatan, BPBD, Satpol PP dan lainnya," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (2/7/2021). 

Dengan adanya surat keputusan PPKM Darurat, Banyumas yang menjadi salah satu daerah yang tercantum maka akan benar-benar mematuhinya.

"Yang penting tidak lanjut sesuai dengan kemendagri, nanti juga kita akan rapat dengan tokoh agama, terkait penutupan tempat ibadah," imbuhnya. 

Keputusan adanya penutupan tempat ibadah selama PPKM darurat, tak lepas dari keputusan pemerintah pusat serta Kementerian Agama. 

"Kalau memang harus ditutup, ya kita tutup, termasuk nanti Idhul Adha," ungkapnya.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved