Breaking News:

Berita Sragen

1.035 Personil Dikerahkan Kawal PPKM Darurat Jawa-Bali di Sragen

Ardi mengatakan kegiatan non esensial merupakan tempat yang bukan menjadi kebutuhan pokok masyarakat seperti karaoke, mall dan lainnya. Tempat-tempat

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: m nur huda
Istimewa/Polres Sragen
Sejumlah personil TNI-Polri di Sragen ketika mengikuti arahan PPKM Darurat Jawa-Bali di Alun-alun Sasono Langen Putro Sragen, Sabtu (3/7/2021). 

Penulis : Mahfira Putri Maulani

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Sejumlah 1.035 personil yang berasal dari seluruh Polsek dan Polres Sragen dikerahkan dalam PPKM darurat Jawa-Bali.

Mereka akan melakukan pengetatan PPKM darurat di wilayah kota Sragen maupun di tingkat kecamatan.

"Kekuatan personil semua 1.035 personil baik di Polres maupun Polsek jajaran yang ini nanti akan diprioritaskan selama 18 hari ke depan khusus untuk kegiatan PPKM darurat," kata Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi, Sabtu (3/7/2021).

Baca juga: 73 Desa di Sragen Akan Jadi Fokus Pengawasan Polisi Selama PPKM Darurat Jawa-Bali

Baca juga: Polisi Tutup Seluruh Akses Menuju Pusat Kota Sragen 24 Jam, Arus Dialihkan Ke Jalan Lingkar

Baca juga: Kapolres Sragen Tegaskan Tak Lagi Mengimbau Selama PPKM Darurat, Akan Langsung Dibubarkan

Ardi mengatakan kegiatan non esensial merupakan tempat yang bukan menjadi kebutuhan pokok masyarakat seperti karaoke, mall dan lainnya. Tempat-tempat tersebut akan ditutup nantinya.

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi didampingi Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno ketika apel persiapan PPKM Darurat Jawa-Bali di Alun-alun Sasono Langen Putro
Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi didampingi Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno ketika apel persiapan PPKM Darurat Jawa-Bali di Alun-alun Sasono Langen Putro (Istimewa/Polres Sragen)

Sementara itu sektor esensial di antaranya pasar tetap akan buka namun akan menjadi titik target pendisiplinan.

"Ini merupakan kebijakan pemerintah luar biasa bagus, karena juga memperhatikan aspek keberlangsungan hidup orang banyak, namun juga diharapkan menekan angka Covid-19."

Memang, lanjutnya, pada dua hari ni masih sulit. Namun pihaknya yakin TNI-Polri bersama Pemkab Sragen mampu mensukseskan kegiatan ini.

Kerjasama antara TNI-Polri dan Pemkab Sragen diharapkan dapat meminimalisir aktivitas masyarakat di tempat publik. Selain itu berupaya mengisolasikan secara terpusat warga yang sudah reaktif Covid-19.

Pemetaan Pusat Keramaian

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved