Breaking News:

Berita Tegal

Buruh Pabrik di Kramat Kabupaten Tegal Mendapat Suntik Vaksin Covid-19

Jelang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat Covid-19 di wilayah Jawa-Bali, Pemkab Tegal terus menggencarkan pelaksanaan vaksinas

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: m nur huda
Istimewa/Humas Pemkab Tegal
Bupati Tegal Umi Azizah, saat meninjau langsung berlangsungnya vaksinasi massal PT. HM Sampoerna pada Rabu (30/6/2021) lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI – Jelang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat Covid-19 di wilayah Jawa-Bali, Pemkab Tegal terus menggencarkan pelaksanaan vaksinasi.

Salah satunya yang mendapat peninjauan Bupati Tegal Umi Azizah, yaitu vaksinasi massal PT. HM Sampoerna pada Rabu (30/6/2021) lalu. 

Penyuntikan hari pertama vaksin Sinovac ini dilakukan pada seribu orang karyawan PT. HM Sampoerna yang dilanjutkan pada Kamis (1/7/2021). 

“Total jumlah karyawan di sini ada sekitar 1.800-an yang semuanya akan mendapatkan suntik vaksin dari pemerintah,” kata Umi, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Sabtu (3/7/2021). 

Baca juga: Kapolda Jateng Mengingatkan, Ingin Bepergian Wajib Bawa Surat Keterangan Vaksin & Swab Antigen

Baca juga: Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 Secara Online, Berikut Syarat dan Linknya

Umi mengatakan, pihaknya terus berupaya mengejar target pelaksanaan vaksinasi. 

Dari total keseluruhan 153.560 dosis vaksin yang diterima Pemkab Tegal, sudah terpakai 138.856 dosis dan menyisakan 15.640 dosis.

Rinciannya, sambung Umi, untuk suntikan pertama sudah digunakan 94.087 dosis atau 41 persen dari target sasaran pada kelompok tenaga kesehatan, petugas pelayanan publik, dan lansia yang jumlahnya mencapai 230.079. 

Sedangkan untuk suntikan kedua sudah digunakan 44.869 dosis atau 20 persen target.

Umi berharap, masyarakat bisa mengikuti program vaksinasi ini. Tujuannya untuk memberikan perlindungan lebih apabila suatu saat terpapar virus Covid-19. 

“Mereka yang sudah disuntik vaksin cenderung tidak mengalami gejala sakit parah saat terinfeksi Covid-19, sehingga ini sangat membantu dalam mengurangi risiko kematian,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Hendadi Setiadji, yang mendampingi kunjungan tersebut mengatakan jika sudah ada tiga perusahaan besar di wilayah Kecamatan Kramat yang telah melaksanakan vaksinasi yaitu PT ITS, PT Samwan, dan PT Sampoerna.

“Sejalan dengan penuntasan target utama vaksinasi seperti lansia, kami juga menyasar penduduk usia produktif yang berisiko tinggi atau rentan terpapar seperti buruh di lingkungan pabrik ini,” jelas Hendadi.

Ia berpesan bila mendapati karyawannya yang bergejala khas Covid-19 harus segera diperiksakan dan jika terkonfirmasi positif, harus diberikan kesempatan untuk menjalani isolasi mandiri minimal10 hari, sampai benar-benar sembuh. (dta) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved