Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Salatiga

PPKM Darurat, Pemkot Salatiga Berlakukan Buka Tutup Pasar Tradisional

Dalam rangka penerapan Pemberlakuan  Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKKM) Darurat Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga melakukan buka tutup.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM/ M NAFIUL HARIS
Aktivitas pasar tradisional di Kota Salatiga tepatnya di Pasar Raya I terlihat sepi seiring penerapan PPKM Darurat, Minggu (4/7/2021).  

Penulis: M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Dalam rangka penerapan Pemberlakuan  Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKKM) Darurat Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga melakukan buka tutup sejumlah pasar tradisional.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga Kusumo Aji mengatakan terdapat sebanyak 12 pasar tradisional di Salatiga selama PPKM Darurat diberlakukan buka tutup bergiliran.

"Total ada 12 pasar tradisional yang kita atur jam operasionalnya maksimal pukul 14.00 WIB. Kemudian, kami tutup seminggu sekali atau liburkan guna penyemprotan disinfektan," terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Minggu (4/7/2021)

Menurut Kusumo Aji, pemberlakuan libur sehari untuk penyemprotan juga tidak dilakukan serentak agar kebutuhan masyarakat dapat tetap terpenuhi.

Ia menambahkan, Kota Salatiga masuk daerah yang melaksanakan PPKM Darurat
periode 3-20 Juli 2021 karena masuk kategori level 4 dari hasil asesment penyebaran virus Corona (Covid-19).

"Kalau nanti PPKM Darurat ini diperpanjang kami akan ikuti aturannya. Untuk jadwal penutupan pasar tradisional ini sudah sesuai usulan paguyuban pedagang guna memutus mata rantai Covid-19," katanya

Dirinya menyatakan, untuk pasar dengan kategori kecil dan jumlah pedagang tidak banyak tetap diperbolehkan beroperasional. Selain membuka tutup pasar, kepada pedagang selalu diingatkan agar tidak berkerumun.

Lebih lanjut, selama penerapan PPKM Darurat toko modern, minimarket dibatasi maksimal sampai pukul 20.00 WIB. Kemudian, pasar tiban di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) ditutup sementara, untuk pedagang pasar pagi akan kembali diatur jarak.

"Kami mohon dan ingatkan pedagang maupun pembeli agar menerapkan protokol kesehatan. Jika ada fasilitas cuci tangan ditempat umum rusak, tolong infokan ke dinas biar segera diperbaiki," ujarnya (ris)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved