Breaking News:

Berita Jakarta

Rumah Sakit di Jakarta Kolaps, Anies Baswedan: Betapa Tantangan Ini Nyata

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, rumah sakit dan fasilitas kesehatan di wilayahnya tak mampu lagi menampung pasien Covid-19 yang jumlah

Editor: m nur huda
Istimewa
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat menghadiri panen raya padi di Desa Jenang, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, pada Jumat (16/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, rumah sakit dan fasilitas kesehatan di wilayahnya tak mampu lagi menampung pasien Covid-19 yang jumlahnya terus meningkat.

Hal tersebut diungkapkan Anies Baswedan dalam rapat virtual kondisi darurat DKI Jakarta di akun YouTube Pemprov DKI Jakarta, Jumat (2/7/2021).

Dia mengatakan, meski secara data terlihat masih ada kapasitas rumah sakit, namun kenyataannya banyak warga yang tidak mendapat tempat untuk perawatan Covid-19.

Baca juga: Dikira Sakit Flu Biasa, Kakak & Adik Meninggal di Rumah, Setelah Dites Ternyata Positif Covid-19 

Baca juga: Gedung Apartemen Ambruk, 24 Orang Tewas, 124 Masih Dinyatakan Hilang

Baca juga: Kronologi Jane Shalimar Meninggal Setelah Positif Covid-19, Keadaan Sempat Membaik

"Sekarang pun warga banyak warga yang tidak mendapatkan tempat (perawatan), menunggu, mengantre di ICU, kita menyaksikan betapa tantangan ini nyata," kata Anies.

Anies bertutur, Pemprov DKI Jakarta sudah berusaha semaksimal mungkin menambah kapasitas tempat tidur perawatan pasien Covid-19.

Pada awal Juni 2021, jumlah tempat tidur perawatan pasien Covid-19 berada di angka 6.500 dengan tingkat keterisian di bawah 50 persen.

Namun pada pertengahan Juni, kata Anies, kondisi rumah sakit di Jakarta mulai mengkhawatirkan.

"Tanggal 13 Juni, Pemprov, Polda Metro Jaya, Kodam Jaya mengadakan apel siaga di lapangan Blok S, malam hari itu kita kirimkan pesan pada semua Jakarta berpotensi memasuki fase genting," tutur Anies.

Saat apel tersebut juga, Anies meminta masyarakat untuk mengurangi aktivitas, karena tingkat keterisian tempat tidur di Jakarta saat itu sudah di atas 80 persen.

"Rakyat dikabarkan untuk hati-hati, mengurangi kegiatan, di sisi lain kami meningkatkan kemampuan rumah sakit," ujar Anies.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved