Breaking News:

Berita Tegal

Tempat Karaoke & Hiburan di Kota Tegal Harus Tutup Semasa PPKM Darurat

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menegaskan, tempat hiburan dan tempat wisata harus tutup semasa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/ Fajar Bahruddin Achmad
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono ditemui seusai apel dimulainya PPKM Darurat Jawa- Bali, di Jalan Pancasila Kota Tegal, Sabtu (3/7/2021).  

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menegaskan, tempat hiburan dan tempat wisata harus tutup semasa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa- Bali.

Kebijakan tersebut berlangsung pada Sabtu (3/7/2021) sampai Selasa (20/7/2021). 

Dedy Yon mengatakan, yang berkaitan tempat hiburan harus tutup. 

Seperti karaoke, lounge, spa, warnet, area bermain, dan area ketangkasan.

"Yang berkaitan dengan hiburan di Kota Tegal, ini harus tutup," katanya kepada tribunjateng.com. 

Selain itu, menurut Dedy Yon, yang diwajibkan tutup kemudian adalah tempat wisata. 

Termasuk dalam hal ini fasilitas umum, seperti taman dan area publik. 

Dedy Yon mengatakan, semua pengelola tempat wisata dan hiburan harus menaati kebijakan tersebut. 

Jika ada yang melanggar, maka akan diberikan teguran dan pembinaan dari Satgas Covid-19 Kota Tegal. 

Jika membandel, bisa mendapatkan sanksi administrasi hingga penutupan. 

"Tentunya kami juga akan terus mengedukasi masyarakat. Supaya penyebaran Covid-19 ini tidak terjadi di Kota Tegal. Jadi ini adalah PPKM Darurat se Jawa- Bali," ujarnya. (fba)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved