Breaking News:

Berita Karanganyar

Toko & Swalayan di Karanganyar Nekat Buka Saat PPKM Darurat Akan Disegel

Toko dan swalayan di Kabupaten Karanganyar yang bandel dan nekat beroperasi melebihi aturan selama PPKM darurat terancam bakal disegel. 

Penulis: Agus Iswadi | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Agus Iswadi
Tim gabungan melakukan penertiban PPKM darurat di toko yang berada di Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Sabtu (3/7/2021) malam. 

Penulis: Agus Iswadi

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Toko dan swalayan di Kabupaten Karanganyar yang bandel dan nekat beroperasi melebihi aturan selama PPKM darurat terancam bakal disegel

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Kepala Satpol PP Karanganyar, Yophy Eko Jati Wibowo di sela penertiban PPKM darurat, Sabtu (3/7/2021) malam. 

Dari pantauan, ada beberapa toko dan swalayan yang masih nekat beroperasi hingga malam. Sesuai aturan dalam Instruksi Bupati Karanganyar Nomor 180/21 Tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat darurat corona virus disease 2019.

Dalam surat edaran itu disebutkan supermarket, toko modern, pasar tradisional, toko kelontong, pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasionalnya hingga pukul 17.00 dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

Tim gabungan dari Satpol PP, Polsek Karanganyar, Koramil, Dishub, BPBD dan instansi terkait lainnya telah melakukan penertiban di sepanjang Jalan Lawu mulai sore hingga malam hari pada hari pertama diterapkannya PPKM Darurat

"Ada beberapa yang ngeyel, terpaksa kami edukasi. Mereka bersedia menutup jualan HIK dan seterusnya," kata Camat Karanganyar, Muhammad Jamil kepada Tribunjateng.com.

Dia menuturkan, toko, swalayan harus tutup mulai pukul 17.00 selama diterapkannya PPKM darurat. 

Sementara itu Kepala Satpol PP Karanganyar, Yophy Eko Jati Wibowo mengatakan, masih memberikan toleransi kepada pemilik toko atau swalayan yang beroperasi melebihi aturan yang ditetapkan selama PPKM darurat. 

"Nanti setiap sore pukul 17.00, kita seperti ini terus bergerak masih ada yang bandel kita tutup. Aturan yang berlaku ketentuan instruksi bupati tatanan new normal. Ada ketentuan di situ, kalau ada yang bandel kita tutup. Kita cabut izin usahanya bisa," jelasnya. 

Lebih lanjut, tim mendapati toko kosmetik yang masih beroperasi hingga pukul 20.00 atau melebihi aturan.

"Kalau besok bandel lagi, akan kita segel," tegasnya. (Ais)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved