Breaking News:

Liputan Khusus

Bagaimana Pelaku UMKM Siasati Tutupnya Pusat Perbelanjaan Selama PPKM Darurat

Semua mal atau pusat perbelanjaan di Kota Semarang maupun Jawa Tengah ditutup sementara operasionalnya

Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM/ M NAFIUL HARIS
Aktivitas pasar tradisional di Kota Salatiga tepatnya di Pasar Raya I terlihat sepi seiring penerapan PPKM Darurat, Minggu (4/7/2021).  

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Semua mal atau pusat perbelanjaan di Kota Semarang maupun Jawa Tengah ditutup sementara operasionalnya. Di Kota Semarang sebut saja Mal Ciputra dan Plasa Simpanglima di pusat kota, juga ikuti peraturan pemerintah untuk tutup sementara, 3-20 Juli 2021.

Mall Manager Ciputra Semarang, Ani Suyatni mengikuti ketentuan PPKM Darurat. Meski dirasa berat tapi harus taat dan dilaksanakan demi memutus mata rantai penularan Covid-19. Plasa Simpanglima di kawasan Simpanglima juga harus menutup operasionalnya selama PPKM darurat.

Pemilik maupun pengelola gerai yang ada di Plasa Simpanglima yang rata-rata berisi elektronik dan ponsel ini, terpaksa harus tutup dan menyiapkan beberapa strategi supaya tetap bisa berjualan.

Satu di antaranya, Laka, Area Coordinator Erafone Semarang , yang mengaku sudah menyiapkan beberapa posko untuk melayani antar ke rumah.

"Karena mal tutup sampai tanggal 20 Juli, kami tidak meliburkan teman-teman yang jaga gerai.

Melainkan kami alihkan ke beberapa gerai grup Erajaya yang ada di luar mal. Adapun mereka juga kami tugaskan untuk stand by di beberapa posko yang sudah disiapkan untuk melayani home delivery," tegasnya.

Sudah tidak bisa dielakkan lagi, akibat pandemi dan penerapan PPKM darurat, penjualan ponsel di Erafone turun drastis. Namun, Laka tak menyebutkan berapa angka kerugian yang dialami selama pandemi maupun PPKM darurat.

"Yang jelas kami sangat terpukul dengan kondisi seperti ini. Tapi yang terpenting bagaimana caranya tetap harus bertahan. Maka strategi yang kami gunakan yakni dengan pesan ponsel via WA. Maka akan langsung kami antar ke rumah. Layanan itu berlaku untuk gerai Erafone, iBox, NVSA, dan Mi Xiaomi," bebernya.

Kerjakan di Rumah

Tak hanya gerai Erafone saja, gerai servis ponsel yang ada di mal Plasa Simpanglima pun harus rela membawa semua peralatan dan barangnya ke rumah. Satu di antaranya Itok, pemilik gerai servis ponsel Izzii Point Phone.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved