Breaking News:

Berita Purbalingga

BOR Pasien Covid RS di Purbalingga Capai 70 Persen, Bupati Tiwi: PPKM Darurat Jangan Sampai Sia-sia

Bupati mengungkapkan, berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan Purbalingga, Rumah Sakit saat ini mulai sulit mendapatkan oksigen

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
Humas Pemkab Purbalingga
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi saat memberi pengarahan dalam Apel Gelar Pasukan PPKM Darurat Kabupaten Purbalingga Operasi aman Nusa II Candi 2021 di Halaman Pendopo Dipokusumo, Senin (5/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang berlangsung mulai 3 sampai 20 Juli 2021 ini diharapkan memberi dampak yang signifikan terhadap penurunan kasus Covid-19 di Kabupaten Purbalingga.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi meminta kepada para Satgas Covid-19 dan seluruh masyarakat bersungguh-sungguh dalam melaksanakan PPKM Darurat ini.

"Kita berharap penerapan PPKM Darurat ini bisa dilaksanakan semaksimal mungkin dan seefektif mungkin. Jangan sampai penerapan dari tanggal 3 sampai 20 Juli ini menjadi sia-sia," ujar Bupati kepada Tribunbanyumas.com, dalam rilis.

Hal itu disampaikan oleh bupati saat memberi pengarahan dalam Apel Gelar Pasukan PPKM Darurat Kabupaten Purbalingga Operasi aman Nusa II Candi 2021 di Halaman Pendopo Dipokusumo, Senin (5/7/2021).

Bupati menjelaskan kasus Covid-19 di Purbalingga akhir-akhir ini meningkat cukup signifikan. 

Per 3 Juli kasus aktif Covid-19 di Purbalingga mencapai 2.038 kasus.

Sebanyak 1.831 diantaranya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing maupun karantina terpusat.

Kemudian 207 kasus diantaranya dirawat di rumah sakit karena mengalami gejala sedang sampai dengan berat.

"Dalam satu hari yakni tanggal 3 Juli 2021 kemarin, penambahan jumlah kasus di Purbalingga ini tertinggi dalam sejarah yaitu mencapai 303 kasus dan 14 diantaranya meninggal," ungkapnya. 

Penambahan tersebut menyebabkan Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur Rumah Sakit mencapai 70 persen. 

Bupati mengungkapkan, berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan Purbalingga, Rumah Sakit saat ini mulai sulit mendapatkan oksigen, hal ini merupakan sesuatu yang darurat.

"Butuh kolaborasi kebersamaan sinergitas antara seluruh stakeholder terkait antara pemerintah daerah, unsur Forkopimda, termasuk tokoh masyarakat agar dalam 2 pekan ini kita melakukan PPKM Darurat semaksimal mungkin dan seefektif mungkin," ungkapnya. 

Satgas Covid-19 juga diminta tidak pernah lelah dalam sosialisasi dan edukasi penerapan protokol kesehatan, baik dengan operasi yustisi maupun patroli.

Meskipun, masih banyak masyarakat yang belum menyadari pentingnya protokol kesehatan.

"Meskipun saya yakin instansi, TNI Polri sudah berupaya semaksimal mungkin, tentunya kita jangan pernah bosan, dan jangan pernah lelah," jelasnya. (Tribunbanyumas/jti) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved