Breaking News:

Magister Hukum USM Bikin Webinar Masa Depan Advokat Bareng DPN Peradi

Universitas Semarang (USM), Program Studi S2 Magister Hukum menggelar webinar profesi advokat.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: Daniel Ari Purnomo
Humas USM
Ketua Umum DPN Peradi, Otto Hasibuan, memaparkan peranan advokat dalam Webinar yang digelar Prodi Magister Hukum USM dan dimoderatori Bambang Sadono, kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-34 Universitas Semarang (USM), Program Studi S2 Magister Hukum menggelar webinar bertemakan "Masa depan dan kedudukan profesi advokat di Indonesia", kemarin.

Webinar tersebut merupakan kerja sama dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Korwil Jateng yang diinisiasi Kaprodi S2 Magister Hukum USM, M Junaidi, dengan menghadirkan Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi, Otto Hasibuan, dan dimoderatori dosen MH USM, Bambang Sadono.

Kaprodi S2 Magister Hukum USM, M Junaidi mengatakan, esensi dari webinar itu adalah magister hukum USM berkontribusi terhadap proses penegakan hukum yang ada di Indonesia.

"Salah satunya yang esensial proses penegakan hukum itu adalah posisi advokat yang merupakan badan-badan lain yang berkaitan dengan kekuasaan kehakiman yang diatur oleh UUD Tahun 1945," katanya, dalam rilis kepada Tribun Jateng, Senin (5/7/2021).

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga merupakan bentuk pengabdian Peradi dalam rangka meningkatkan  kompetensi dan pemahaman masyarakat terhadap posisi advokat dalam menegakkan hukum dan keadilan.

Dalam paparannya, Otto Hasibuan menyampaikan tentang peran advokat yang sangat luar biasa dalam pengakan hukum di Indonesia.

Menurutnya, advokat memiliki potensi terbesar yang bisa menjalankan hukum di antara empat penegak hukum yaitu jaksa, hakim, polisi dan advokat.

"Peranan advokat sangat luar biasa mulai dari penanganan perkara baik di ranah jaksa, polisi, hakim hakim bahkan sampai kasasi, PK, semuanya membutuhkan peran advokat," paparnya.

Dikatakannya, seoarang advokat mengikuti perkara hukum dengan baik sampai selesai dari hilir sampai hulu. Sehingga advokat bisa memiliki potensi membuat hukum menjadi bengkok atau lurus.

"Jadi peranan advokat sangat luar biasa dan kedudukannya diatur dalam undang-undang," tegasnya. (Nal)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved