Breaking News:

PPKM Darurat

Rembang Dukung PPKM Darurat, Semua Wisata Sementara Ditutup

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Rembang Dwi Purwanto mendukung penuh kebijakan PPKM Darurat.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Penyerahan bantuan peralatan protokol kesehatan dari Disporapar Jateng pada pengelola Pasar Mbrumbung Rembang, Rabu (18/11/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, REMBANG - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Rembang Dwi Purwanto mendukung penuh kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali.

“Kami dari sektor pariwisata mendukung PPKM darurat, indikatornya, semua destinasi wisata di Rembang sementara kami tutup, tidak ada yang buka, menunggu perkembangan lebih lanjut,” ungkap dia saat dihubungi Tribunjateng.com via sambungan telepon, Senin (5/7/2021).

Bahkan, lanjut Dwi, dua minggu sebelum penerapan PPKM Darurat, tempat-tempat pariwisata juga sudah ditutup karena ada tren kenaikan kasus Covid-19 di Rembang.

“Awalnya tidak kami tutup, tapi kami batasi. Zonasi kami terapkan. Tempat wisata di wilayah desa yang zona kuning dan hijau tetap buka dengan prokes, dengan ketentuan maksimal pengunjung 30 persen. Misalnya di Pantai Karangjahe Desa Punjulharjo. Kemudian kasus Covid-19 meningkat, tempat wisata kami tutup. Sekarang PPKM darurat lebih ketat lagi,” tutur dia.

Sebelum ditutup sementara, lanjut Dwi, Pantai Karangjahe dibatasi operasionalnya hanya sampai pukul 16.00 WIB.

Itu pun hanya buka Senin-Jumat.

Hari Sabtu-Minggu ditutup.

Ia menegaskan, semua pengelola wisata di Rembang telah menerima kebijakan penutupan selama PPKM Darurat.

“Mereka kami monitor, koordinasi dengan satgas covid kecamatan. Kalau membandel kami laporkan ke satgas kabupaten untuk ditutup, tapi sejauh ini laporan dari bawah semua taat,” tutur dia.

Dwi berharap, sektor pariwisata bisa segera bergerak kembali, dengan catatan kasus covid-19 juga sudah menurun.

“Karena mereka butuh pekerjaan di sektor pariwisata, semoga bisa bergerak kembali. Tentu dengan prokes dan kami siap mengawal,” tandas dia. (mzk)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved