Breaking News:

Vaksinasi

Vaksin Sinovac di Stasiun Semarang Hari Pertama Cukup untuk 11 Penumpang, 39 Orang Batal Berangkat

Jumlah vaksin Sinovac untuk penumpang kereta api di Stasiun Semarang Tawang hanya cukup untuk 11 orang.

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Rahdya Trijoko Pamungkas
Calon penumpang kereta api cek kesehatan di Stasiun Semarang Tawang, Senin 5 Juli 2021. 

Penulis: Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Hari pertama pemberlakuan surat vaksinasi dan surat keterangan negatif covid 19 untuk perjalanan menggunakan kereta api saat pelaksanaan PPKM Darurat di Semarang menuai kendala, Senin (5/7/2021).

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang kesulitan suplai vaksinasi untuk membantu pengguna jasa kereta api melengkapi data perjalanannya.

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Krisbiantoro mengatakan hari pertama pemberlakuan aturan baru saat PPKM Darurat, calon penumpang kereta api jarak jauh diwajibkan menyiapkan sertifikat vaksinasi tahap pertama dan surat keterangan negatif covid 19 baik PCR maupun swab antigen.

Aturan tersebut berlaku dari (5/7) hingga (20/7).

"Untuk masyarakat yang tidak bisa menunjukkan maka tidak diperkenankan berangkat," ujarnya.

Menurutnya, bagi yang masyarakat tidak jadi berangkat, PT KAI akan mengembalikan tiket 100 persen.

Pada hari pertama hingga pukul 12.00 terdapat 39 calon penumpang yang dibatalkan keberangkatannya karena tidak bisa melengkapi surat keterangan vaksin.

"PT KAI juga sudah membantu layanan vaksinasi di stasiun Tawang," tutur dia.

Kris menuturkan pada hari pertama PT KAI mengalami keterbatasan penyedian vaksin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved