Breaking News:

Penanganan Corona

Kasus Covid-19 di Sragen Menunjukkan Trend Penurunan

Angka harian positif Covid-19 di Kabupaten Sragen menunjukkan tren penurunan.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Mahfira Putri Maulani
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati usai menghadiri gelar pasukan di Mapolres Sragen, Selasa (6/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Angka harian positif Covid-19 di Kabupaten Sragen menunjukkan tren penurunan.

Data kesembuhan Covid-19 terhitung dari PPKM Darurat Sabtu lalu hingga Selasa ada sebanyak 522 orang sembuh.

Angka kesembuhan di Kabupaten Sragen terus mengalami peningkatan hingga 90,69% per Selasa (6/7/2021) malam. Sedangkan angka kematian 5,11%.

Penurunan kasus Covid-19 ini diapresiasi Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Rudianto ketika berkunjung di Mapolres Sragen, Selasa (6/7/2021).

"Hari ini kita melakukan pengecekan PPKM Darurat di Sragen, cukup menggembirakan bahwa angka penyebaran Covid-19 di Sragen menurun beberapa hari ini."

"Penurunan kasus ini atas kerjasama yang baik antara Forkopimda Sragen, dinas terkait dan masyarakat Sragen. Bahu membahu dalam rangka menerapkan protokol kesehatan baik ketika PPKM Mikro hingga PPKM Darurat ini," terang Pangdam Rudianto.

Rudianto juga meminta Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati untuk menyampaikan tips atau langkah Pemkab Sragen menekan kasus tersebut.

Menanggapi hal tersebut Bupati Yuni mengatakan pihaknya bersama TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat berkomitmen melakukan PPKM Darurat.

Dirinya mengaku terus melakukan koordinasi dan evaluasi dengan Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi dan Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno terkait apasaja yang kurang.

Selain itu, pihaknya juga berkomitmen melakukan Isolasi Terpusat di Gedung Technopark dan eks bangunan SDN Kragilan, Gemolong.

Yuni mengaku isolasi di rumah masing-masing sangat tidak efektif, baik dalam pemantauan dan memberikan obat kepada pasien positif Covid-19.

"Karena kondisi dirumah tentu sangat berbeda kalau dibawa ke Technopark. Di Technopark kita bisa dipantau 24 jam, memberikan pengawasan, pengobatan juga memberikan kegiatan yang efektif," terangnya.

Saat ini, dirinya mengaku hanya ada 120an lebih pasien positif tanpa gejala yang menghuni Technopark. Dia mengaku terjadi penurunan kasus dari warga Sragen yang terkonfirmasi Covid-19.

Kendati mengalami penurunan, Yuni mengaku juga melakukan pemantauan terus mengingat saat ini dengan test swab antigen reaktif, masyarakat sudah dinyatakan positif.

"Aturan terbaru positif Covid-19 tidak perlu lagi dengan PCR tapi hanya dengan antigen sudah dikatakan positif. Dan ini kita pantau terus, mohon doanya agar kasus terus mengalami penurunan," tandasnya. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved