Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UIN Walisongo

Bantu Pemerintah, UIN Walisongo Semarang Hibahkan Gedung untuk Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof Imam Taufiq menyatakan, melonjaknya kasus Covid-19 di Jateng, sudah saatnya semua elemen terlibat dalam pencegahan

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: moh anhar
Humas Pemprov Jateng
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat melihat proses vaksinasi di sentra vaksin UIN Walisongo Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menghibahkan asrama mahasiswanya sebagai tempat isolasi terpusat pasien Covid-19.

Gedung yang memiliki kapasitas 124 tempat tidur itu saat ini sudah digunakan oleh 53 pasien.

Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof Imam Taufiq menyatakan, dengan melonjaknya kasus Covid-19 di Jateng, terutama di Semarang, sudah saatnya semua elemen terlibat.

Baca juga: Sinopsis Welcome Home Kisah Nyata Keluarga Psikopat India Tinggal di Pedalaman Bunuh 30 Tamu

Baca juga: Menko Airlangga: Indonesia dan Australia dapat Tumbuh Bersama Memanfaatkan Kekuatan Satu Sama Lain

Baca juga: Video PPKM Darurat Solo, Petugas Gabungan Lakukan Penyekatan di Tiga Pintu Masuk

Terutama dalam penanganan dan penyelesaian kasus Covid-19.

Tugas tersebut jangan hanya diberikan kepada pemerintah. Dunia pendidikan juga bisa membantu, seperti yang dilakukan UIN Walisongo.

"Semua harus terlibat. Bukan hanya pemerintah, tapi perguruan tinggi juga bisa terlibat. Apalagi, kami punya potensi untuk membantu," kata Prof Imam dalam keterangan suara yang dikutip Tribun Jateng, Rabu (7/7/2021).

Ia menuturkan keputusan menjadikan asrama mahasiswa sebagai tempat isolasi terpusat tak terlepas dari tagline UIN Walisongo. Yakni sebagai kampus kemanusiaan dan peradaban.

"Maka, kita harus tampil di depan untuk membantu pemerintah menyelesaikan persoalan ini," ujarnya.

Tidak hanya itu, UIN Walisongo juga membantu pemerintah dengan terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi covid masal.

Setiap hari, kampus ini melaksanakan vaksinasi dengan target 1200 orang perhari.

Upaya UIN Walisongi ini pun diapresiasi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Menurutnya, perguruan tinggi harus terlibat dalam rangka penanganan Covid-19 di Jateng.

Baca juga: Nekat Mau Piknik Ke Karimunjawa Saat PPKM Darurat, 50 Wisatawan Disuruh Pulang

Baca juga: Upaya Cegah Penyebaran Paparan Covid-19 di Kudus, Mahasiswa UMK Mulai Disuntik Vaksin

Baca juga: Chord Kunci Gitar Permataku Romantic Echoes

Partisipasi semacam ini dinilai sangat membantu dalam mempercepat penanganan pasien, khususnya mereka yang bergejala ringan.

"Ini bagus. Saya ucapkan terimakasih dan apresiasi atas partisipasi UIN Walisongo. Tidak hanya ikut dalam program vaksinasi, tapi gedung-gedung kosong dimanfaatkan untuk isolasi terpusat," kata Ganjar.

Ganjar pun meminta seluruh bupati/wali kota se-Jateng dapat berkoordinasi dengan perguruan tinggi di daerahnya masing-masing agar gedung-gedung kampus yang kosong, bisa dimanfaatkan untuk isolasi terpusat. (*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved