Breaking News:

Berita Kudus

Kasus Covid-19 di Kudus Turun, Prajurit TNI yang Bertugas Masak untuk Warga Isolasi Ditarik ke Barak

Setelah 14 hari bertugas di Kudus, prajurit Denbekang IV-44-03 kembali ke markasnya di Salatiga.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: sujarwo

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Setelah 14 hari bertugas di Kudus, prajurit Detasemen Pembekalan dan Angkutan (Denbekang) IV-44-03 kembali ke markasnya di Salatiga. Kembalinya 19 prajurit tersebut lantaran kasus aktif Covid-19 di Kudus mengalami tren penurunan.

Terhitung mereka bertugas di Kudus selama 14 hari sejak 24 Juni sampai 7 Juli 2021.

"Kembalinya prajurit Denbekang karena perintah Pangdam IV Diponegoro yang telah selesai melaksanakan tugas dapur lapangan," ujar Dandim 0722/Kudus, Letkol Kav Indarto, Rabu (7/7/2021).

Para prajurit itu selama di Kudus bertugas menyiapkan makan untuk warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah. Dapur lapangan terletak di kompleks Kodim 0722/Kudus.

Dalam sehari, sekitar seribuan nasi kotak dihasilkan dari masakan para prajurit TNI tersebut. Kemudian nasi tersebut diambil oleh masing-masing anggota Koramil untuk dibagikan ke warga yang menjalani isolasi.

Selain karena perintah Pangdam IV Diponegoro, alasan ditariknya prajurit Denbekang ke markas lantaran kasus aktif Covid-19 di Kudus mengalami tren penurunan beberapa waktu terakhir.

Dilansir dari laman corona.kuduskab.go.id kasus aktif di Kudus sampai pada 7 Juli 2021 terdapat 890 kasus. Jika dibandingkan dengan sebelumnya, tentu jumlah ini jauh berkurang. Sebab, kasus aktif di Kudus beberapa pekan sebelumnya sempat tembus angka di atas 2 ribu kasus. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved