Breaking News:

Berita Boyolali

Ngaku Bisa Masukan Orang Jadi Pegawai BUMD dengan Rp 70 Juta, ASN di Boyolali Ini Dipolisikan

Seorang Aparatur Sipil negara (ASN) di Kecamatan Juwangi Boyolali berinisial J (53) dilaporkan polisi karena terlibat kasus penipuan. ASN di Boyolali

Editor: m nur huda
www.menpan.go.id
Ilustrasi PNS 

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Seorang Aparatur Sipil negara (ASN) di Kecamatan Juwangi Boyolali berinisial J (53) dilaporkan polisi karena terlibat kasus penipuan.

ASN di Boyolali tersebut terancam 4 tahun penjara. 

Pelaku menjerat korban dengan iming-iming memberikan pekerjaan. 

Tersangka berinisial  J (53) tersebut meminta uang dengan modus setoran. 

Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Eko Marudin melalui KBO Reskrim Polres Boyolali, Iptu Wikan Sri Kadiyono mengatakan, kejadian berawal saat pertemuan korban dengan pelaku setahun yang lalu.

Saat itu, pelaku mengaku sebagai pegawia di Badan Usaha Milik daerah (BUMD) di Boyolali dan bisa memasukan seseorang menjadi karyawan.

"Awalnya setahun lalu, di bulan Juni 2020 korban bertemu dengan pelaku, pada saat itu, pelaku mengaku sebagai S dan bekerja di PDAM Boyolali ," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Senin (5/7/2021). 

"Ia mengaku bisa memasukkan orang menjadi karyawan PDAM Boyolali, setelah itu pelaku meminta uang ke korban sekitar Rp 70 juta," tambahnya. 

Kemudian, pelaku menjanjikan korban menjadi karyawan PDAM sesuai waktu yang ditentukan. 

Namun, pada saatnya tiba, pelaku selalu beralasan dan janji pelaku kepada korban selalu mundur.

Halaman
123
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved