Breaking News:

Berita Sragen

Pemkab Sragen Lakukan Vaksinasi Covid-19 Kepada Para Pedagang Pasar Bunder dan Pasar Sukowati

Pemkab Sragen melakukan vaksinasi Covid-19 kepada pedagang di Pasar Kota Sukowati Sragen dan Pasar Bunder.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Vaksinasi Covid-19 di kantor UPTPK Sragen kompleks Kantor Setda Sragen. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Pemkab Sragen melakukan vaksinasi Covid-19 kepada pedagang di Pasar Kota Sukowati Sragen dan Pasar Bunder. Vaksinasi dilakukan selama empat hari, Selasa dan Jumat (6-9/7/2021).

Vaksinasi dilakukan di Kantor UPTPK Sragen kompleks Kantor Setda Sragen. Dalam setiap harinya Pemkab Sragen memberikan kuota sebanyak 100 kepada para pedagang.

"Kami melakukan vaksinasi kepada para pedagang untuk Pasar Bunder dan Pasar Kota dari Selasa sampai Jumat," kata Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Agar tidak terjadi kerumunan, Yuni mengaku telah melakukan pendataan terlebih dahulu dari para paguyuban dan kuota per harinya 100, agar tidak terjadi kerumunan.

Yuni mengaku pedagang di kedua pasar tersebut sebenarnya ada ribuan, namun dirinya memastikan belum semuanya bisa divaksin karena jumlah vaksin yang juga terbatas.

"Target untuk pelayan publik dan lansia saja cakupannya belum semua. Jadi berapapun vaksin yang kita dapat ya kita atur, diberikan kepada karyawan pabrik dan perbankan juga," lanjut dia.

Bupati melanjutkan saat ini vaksinasi merupakan syarat perjalanan sehingga masyarakat yang belum menjadi target vaksinasi datang dan meminta vaksin ke pusat vaksinasi Covid-19.

Bagi mereka yang akan bepergian, Yuni mengaku tetap akan melayani jika memang warga Sragen. Namun akan dilayani ketika kuota di hari itu masih tersedia dan target vaksinasi sudah selesai.

"Yang akan perjalanan tetap kita layani tetap harus dilayani karena warga Sragen, mereka bekerja dan pulang kalau tidak bisa kembali bekerja nanti bagaimana," katanya.

Yuni mengaku apabila ada vaksin tersedia semua warga Sragen akan divaksin namun karena terbatas pihaknya memilah-milah golongan mana yang akan terlebih dahulu divaksin.

"Kenapa kita lakukan ke lanisa terlebih dahulu ya karena mereka paling rentan. Setiap rapat dengan gubernur kami selalu meminta tambahan vaksin," lanjut dia.

Pihaknya mengaku tidak pernah menimbun vaksin untuk dosis kedua, seluruh vaksin yang datang akan disuntikkan di dosis pertama. Untuk dosis kedua, pihaknya pasti akan mengupayakan nantinya.

Sementara itu data vaksinasi di Sragen per Selasa (6/7/2021) yang sudah tervaksin dosis kedua sebanyak 43.197 dan 66.236 orang telah divaksin Covid-19 dosis pertama. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved