Breaking News:

Pemuda Pancasila Pekalongan Jadi Relawan Pemakaman Jenazah Pasien Corona

Jumlah warga Kabupaten Pekalongan yang meninggal akibat terpapar virus corona semakin hari, semakin banyak.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Jumlah warga Kabupaten Pekalongan yang meninggal akibat terpapar virus corona semakin hari, semakin banyak.

Terakhir, sampai Selasa (6/7/2021) ada sekitar 17 orang yang meninggal dunia dan dimakamkan secara protokol kesehatan.

Dengan jumlah orang yang meninggal sebanyak itu, maka butuh tenaga ekstra atau relawan yang membantu dalam proses pemakaman.

Melihat kondisi seperti itu, salah satu organisasi masyarakat di Kabupaten Pekalongan yakni Pemuda Pancasila (PP) tergugah dan berusaha untuk mengirimkan anggotanya menjadi relawan.

Ketika menawarkan sebagai relawan, ormas ini tidak memaksa atau memerintahkan anggotanya namun sesuai dengan hati nuraninya.

"Saya tidak memaksa anggota PP, hanya saya list siapa yang mau menjadi relawan pemakaman korban Covid-19," kata Ketua MPP Pemuda Pancasila Kabupaten Pekalongan Candra Saputra kepada Tribunjateng.com saat berkunjung ke kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Rabu (7/7/2021) siang.

Menurutnya, setelah di data ada sekitar 28 orang yang siap menjadi relawan dan bertugas membantu proses pemakaman ketika ada warga yang meninggal dunia karena virus corona.

"Masalahnya, jika setaip hari lebih dari 10 warga yang meninggal akibat covid 19, petugas dari BPBD dan relawan lainnya akan kewalahan. Belum juga pskologi dan kesehatan petugas pastinya bakal terganggu sehingga kehadiran anggota Pemuda Pancasila sebagai relawan bisa meringankan beban dari mereka," ujarnya.

Candra juga menambahkan, selain relawan ia menyediakan kendaraan ambulans dan operasional sehingga akan memudahkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Saya juga berpesan kepada anggota supaya selalu disiplin dalam menjalankan tugasnya, khususnya dalam menerapkan protokol kesehatan. Selain itu juga harus selalu menjaga kesehatan karena sebagai petugas pemamakan Covid-19, risikonya sangat tinggi," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved