Breaking News:

Berita Salatiga

Polisi Halau Ratusan Kendaraan Keluar Tol Ungaran, Cek Dokumen yang Perlu Dibawa Agar Lolos

Lima hari penerapan PPKM Darurat sebanyak 121 kendaraan yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Semarang diarahkan putar balikbalik, Rabu (7/7/2021).

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo saat memeriksa dokumen perjalanan dalam operasi yustisi PPKM Darurat di Exit Tol Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (7/7/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Lima hari penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sebanyak 121 kendaraan yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Semarang diarahkan putar balikbalik, Rabu (7/7/2021). 

Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo mengatakan kendaraan yang diminta putar balik petugas karena pengendara tidak dapat menunjukkan persyaratan administrasi keluar masuk wilayah yang memberlakukan PPKM Darurat.

"Seperti surat telah mendapatkan vaksinasi Covid-19, surat keterangan sehat hasil rapid tes antigen, maupun surat nota perjalanan/ kedinasan dari perusahaan yang bersangkutan," terangnya kepada Tribunjateng.com, di Exit Tol Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu (7/7/2021).

Baca juga: Malam Ini, Pengurus Tiga Masjid Besar di Semarang Gelar Istigosah untuk Keselamatan Bangsa

Baca juga: Bantu Pemerintah, UIN Walisongo Semarang Hibahkan Gedung untuk Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Baca juga: Nekat Mau Piknik Ke Karimunjawa Saat PPKM Darurat, 50 Wisatawan Disuruh Pulang

Baca juga: Chord Kunci Gitar Tentang Bunga Romantic Echoes

Menurut AKBP Wibowo, sementara pengendara yang dapat menunjukkan dokumen persyaratan perjalanan selama PPKM Darurat diperkenankan melanjutkan perjalanannya kembali.

Ia menambahkan, selain operasi yustisi petugas gabungan juga melakukan skrining Covid-19 secara sampling, terhadap para pengguna jalan tol ruas Semarang- Solo yang keluar melalui Gerbang Tol (GT) Ungaran.

"Alhamdulillah, dari skrining secara sampling yang sudah dilakukan tidak ditemukan pengendara yang hasil rapid tes antigennya reaktif, sehingga yang bersangkutan bisa melanjutkan perjalanannya," katanya

Dia mengungkapkan, apabila ditemukan pengendara yang diketahui reaktif dalam skrining ini akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas gabungan dan diminta kembali untuk melakukan isolasi mandiri.

Pihaknya menyatakan, selama pelaksanaan PPKM Darurat sasaran operasi yustisi dan penyekatan tersebut tidak hanya kendaraan pribadi (Golongan I) saja.

Baca juga: Update CPNS 2021: Ini Top 10 Instansi dengan Pelamar Terbanyak, Kemenkumham Teratas Disusul Kemenhub

Baca juga: Purbalingga akan Terapkan Tiga Hari Di Rumah Saja, Mulai 9 Sampai 11 Juli 2021

Tetapi lanjutnya, kendaraan lainnya yang keluar di Exit Tol Ungaran, termasuk angkutan logistrik dan distribusi kebutuhan masyarakat.

"Hal ini untuk memastikan siapapun yang beraktivitas keluar masuk daerah yang memberlakukan PPKM Darurat aman dari risiko penyebaran Covid-19," ujarnya. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved