Minggu, 14 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PPKM Darurat

Ridwan Kamil Ancam Tindak Perusahaan Tak WFH 100 Persen

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan bakal menindak perusahaan non-kiritikal dan non-esensial yang belum memberlakukan work from home (WFH) sel

Tayang:
Editor: m nur huda
Istimewa
Ridwan Kamil 

TRIBUNJATENG.COM, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan bakal menindak perusahaan non-kiritikal dan non-esensial yang belum memberlakukan work from home (WFH) selama PPKM Darurat berjalan.

Ridwan Kamil pun memerintahkan aparat kepolisian untuk melakukan razia ke perusahaan-perusahan di Jawa Barat.

Khususnya, sektor industri yang dinilai bandel dalam mematuhi aturan PPKM darurat.

"Kita akan menindak yang tidak melaksanakan WFH 100 persen. Termasuk industri yang masih bandel," kata Emil, sapaan akrabnya, dalam konferensi pers virtual di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (6/7/2021).

Menurut dia, perusahaan bandel itu sudah teridentifikasi atas dua hal.

Pertama, perusahaan itu tidak punya Satgas Covid-19, sehingga banyak karyawan kena Covid-19 hanya dipulangkan tidak diurus, hingga menimbulkan klaster keluarga.

"Kedua, mereka tetap buka meskipun bukan masuk kategori industri kritikal dan esensial, tim dari polisi besok lusa merazia ke industri juga," tutur Emil.

Emil sendiri menilai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa Barat belum memuaskan.

Sebab, aktivitas masyarakat masih tinggi sejak PPKM Darurat dimulai pada 3 Juli 2021.

Karena itu, Emil akan menyiapkan pola penyekatan lalu lintas lebih ekstra untuk menekan mobilitas warga.

"Pelaksanaan PPKM belum memuaskan. Target penurunan (mobilitas masyarakat) 30 persen, ini masih di angka 17 persen. Jadi akan banyak penyekatan dan penindakan, termasuk tipiring di jalan segera dilaksanakan untuk mengurangi mobilitas," katanya. 

Salah satu penyebab masih tingginya aktivitas warga, kata Emil, dipicu kerancuan dalam memahami sektor kritikal dan esensial yang masih diperbolehkan bekerja.

"Masih ada kerancuan sektor kritikal dan esensial. Itu nanti kita akan melakukan edukasi lagi agar masyarakat jelas apa itu pengertian kritikal dan esensial," ucapnya.

Selain itu, ia mendapat laporan jika kedisiplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan masih rendah. Ia meminta tiap Satgas di daerah untuk terus mengedukasi masyararakat.

"Kedisiplinan masih rendah. Penegakan akan kita intensifkan dalam dua tiga hari," jelasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ridwan Kamil: Perusahaan "Bandel" Tak WFH 100 Persen Saat PPKM di Jabar Akan Ditindak

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved