Breaking News:

PPKM Darurat

Tanggapan Masyarakat Tegal Soal Penutupan Jalan Semasa PPKM Darurat

Seorang tukang becak, Trisno (53) mengatakan, penutupan jalan tersebut merugikan masyarakat kecil sepertinya

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: muslimah

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL- Sejumlah 13 akses jalan masuk ke Kota Tegal ditutup dengan water barrier pada hari kelima Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa- Bali, Selasa (6/7/2021) malam.

Penutupan direncanakan berlangsung hingga, Selasa 20 Juli 2021.

Akses masuk tersebut juga dijaga oleh petugas TNI dan Polri selama 24 jam.

Hanya kendaraan pengangkut logistik dan alat-alat kesehatan yang diperbolehkan melintas.

Juga masyarakat yang bekerja di sektor esensial dengan menunjukkan identitas diri dan bukti telah mengikuti vaksinasi Covid-19.

Penutupan akses masuk tersebut mendapatkan berbagai respon dari masyarakat.

Seorang tukang becak, Trisno (53) mengatakan, penutupan jalan tersebut merugikan masyarakat kecil sepertinya.

Imbasnya, tidak ada masyarakat yang turun dari kendaraan yang memakai jasa tukang becak.

Menurut Trisno, kebijakan tersebut juga berpengaruh kepada pedagang- pedagang kecil.

"Imbasnya itu ke rakyat kecil, seperti saya tukang becak. Biasa mangkal di sini, jadi gak ada mobil, gak ada apa-apa," katanya kepada tribunjateng.com, Rabu (7/7/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved